news

Dosen di Bandung dilaporkan suami karena dugaan perselingkuhan, saling lapor hingga tudingan KDRT

Kamis, 10 Juli 2025 | 01:41 WIB
Foto ilustrasi viralnya dugaan perselingkuhan dosen wanita di Kota Bandung (Unsplash/Tamara Govedarovic)

GENMILENIAL.ID – Seorang dosen wanita berinisial TW yang mengajar di sebuah universitas swasta di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung, dilaporkan oleh suaminya sendiri, S, ke Polsek Cibeunying Kaler atas dugaan perselingkuhan.

S menyebut laporan tersebut berdasarkan temuan foto dan video dewasa sang istri bersama pria lain di dalam ponsel milik TW. Dalam laporan bernomor

LAPDU/98/VI/2025/SPKT/SEKTOR/POLRESTABES/POLDAJABAR, S menduga perselingkuhan itu berlangsung sejak Februari hingga April 2025, padahal keduanya masih dalam ikatan pernikahan yang sah sejak Oktober 2020.

Tidak tinggal diam, TW melayangkan gugatan cerai dan melaporkan balik S dengan tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak.

Baca Juga: CERPEN: Opera absurd

Namun, klaim TW tersebut dibantah oleh kuasa hukum S, Rohman Hidayat. Ia menyatakan bahwa anak mereka saat ini berada dalam pengasuhan S, bukan TW.

“Justru klien kami yang mengasuh anak, bukan sebaliknya. Jadi tuduhan penelantaran itu tidak benar,” ujar Rohman pada Jumat, 4 Juli 2025.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada bukti medis atau laporan kepolisian yang mendukung tudingan KDRT.

“Kalau memang ada KDRT, harusnya ada bukti visum atau laporan resmi. Sampai hari ini tidak ada,” katanya.

Baca Juga: Dukung swasembada pangan, Polres Subang tanam jagung serentak bersama Polri se-Indonesia

Rohman menilai laporan balik dari TW sebagai upaya membalikkan fakta setelah dugaan perselingkuhan terbongkar.

“Setelah kami laporkan, malah klien kami yang digugat cerai dan dituduh macam-macam. Ini seperti mengalihkan isu utama,” tegasnya.

Pihak Polsek Cibeunying Kaler disebut masih mendalami laporan dugaan perbuatan asusila yang diajukan oleh S.

Sementara itu, kasus ini menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh beberapa akun media sosial, seperti @kriminews dan @bekasi.bersinar. Namun, unggahan terkait TW telah dihapus oleh akun @kriminews.***

Halaman:

Tags

Terkini