GENMILENIAL.ID - Hubungan antara Elon Musk dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memanas.
Ketegangan ini mencuat usai bos SpaceX itu secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap usulan pemakzulan terhadap Trump di platform media sosial X.
Semuanya bermula dari unggahan akun @stillgray pada Jumat, 6 Juni 2025, yang menyatakan bahwa dalam pertarungan antara Elon Musk dan Donald Trump, Musk akan keluar sebagai pemenang.
Dalam cuitan lanjutan, akun itu menulis bahwa “Trump seharusnya dimakzulkan dan JD Vance harus menggantikannya.”
Baca Juga: Setelah Tim Garuda lolos ke Ronde 4, Erick Thohir ungkap dua laga uji coba di September 2025
Musk kemudian memberikan respons mengejutkan dengan satu kata singkat, 'Yes', yang menandakan persetujuannya terhadap gagasan tersebut.
Balasan Musk itu langsung viral dan memicu spekulasi luas mengenai hubungan politik dan pribadi keduanya.
Padahal sebelumnya, Elon Musk sempat dikenal dekat dengan Trump dan bahkan sempat menjadi bagian dari penasihat keuangan dalam pemerintahan Trump di periode sebelumnya.
Menanggapi sikap Musk, Trump menyatakan kekecewaannya dalam wawancara di Gedung Putih yang dikutip AFP pada Kamis, 5 Juni 2025.
Ia menyebut hubungannya dengan Musk dulu berjalan baik, namun kini berada di ambang keretakan.
Baca Juga: 4 Poin penting adab dan sunnah saat pemotongan hewan kurban di Idul Adha 2025
"Hubungan saya dan Elon sempat bagus. Saya tidak tahu apakah hubungan itu bisa dipertahankan. Saya terkejut," ujar Trump.
Trump juga menyebut bahwa Musk sebelumnya terlibat dalam sejumlah diskusi penting terkait kebijakan pemerintah, sehingga mestinya memahami konteks kebijakan tersebut.
"Saya sangat kecewa karena Elon tahu pembahasan internal terkait kebijakan ini lebih dari orang lain. Tapi tiba-tiba dia bermasalah dengan itu," tambahnya.