GENMILENIAL.ID - Istana Negara menegaskan bahwa tidak ada minuman beralkohol yang disajikan dalam jamuan santap malam kenegaraan (gala dinner) antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu malam, 28 Mei 2025.
Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyusul beredarnya video kedua kepala negara tengah bersulang menggunakan gelas berisi cairan berwarna keemasan yang memicu spekulasi publik.
Baca Juga: 24 Siswa jadi korban, oknum guru SD di Sabu Raijua terancam penjara 20 tahun
“Oh itu sparkling apple cider, 100 persen jus. Bukan wine ya, dan tidak mengandung alkohol. Itu memang yang dipilih buat toast, karena non-alkohol,” ujar Teddy dalam keterangan resmi, Jumat, 30 Mei 2025.
Teddy menegaskan bahwa pemilihan minuman non-alkohol untuk momen bersulang tersebut mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan norma yang berlaku di Indonesia.
Jamuan kenegaraan berbasis budaya lokal
Dalam penjelasan resmi yang diterima media, pihak Istana menyatakan bahwa jamuan gala dinner mengikuti protokol kenegaraan, namun tetap menyesuaikan dengan nilai-nilai masyarakat Indonesia.
Baca Juga: AM Hendropriyono ciptakan lagu Mars Komando di usia 80, serukan soliditas purnawirawan
“Protokol jamuan makan malam di Istana tetap memperhatikan budaya dan nilai-nilai masyarakat Indonesia,” tulis keterangan tersebut.
Acara gala dinner ini merupakan bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia yang berlangsung pada 27–29 Mei 2025, dengan tujuan mempererat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor.***