news

4 Fakta terkini penelusuran polisi soal truk pemicu kecelakaan maut di GT Ciawi, dari kurangnya daya cakram rem hingga muatan overload

Kamis, 20 Februari 2025 | 01:52 WIB
Potret video amatir kecelakaan beruntun di Tol Ciawi, pada Selasa, 4 Februari 2025 (Instagram.com/@infojawabarat - X.com/MaudyAsmara)

"Ada komponen yang pertama yang tidak sesuai standar atau sudah terjadi kerusakan akibat penggunaan, sehingga menyebabkan beberapa kondisi seperti tromol dan kampas rem itu sudah tidak lagi sesuai standar," terangnya.

2. Kurang daya cakram, bikin truk lepas kendali

Dalam kesempatan yang sama, Edwin menerangkan truk air mineral itu lepas kendali akibat kurangnya daya cakram pada rem.

Baca Juga: Ditanyai tentang kasus Vadel di tengah pembekuan sumpah advokat, Razman Arif ingin wartawan jangan memikirkan dirinya sendiri

"Dengan adanya kelebihan muatan dan kurangnya daya cakram rem, ini menyebabkan kendaraan itu tidak bisa dikendalikan dengan baik apabila akan dilakukan perlambatan kendaraan," terangnya.

Di sisi lain, terdapat sistem rem truk di bagian depan sudah terbakar.

Berdasarkan pemeriksaan pada sistem rem yang lain, Edwin menyebut pihaknya menemukan kebocoran pada sistem rem.

"Ditemukan tromol dan kampas rem tidak sesuai standar pabrikasi. Karena akibat penggunaan atau tergerus. Yang harusnya 0,3 mm, itu sistem rem di roda belakang itu sampai 4 mm jaraknya," tuturnya.

Baca Juga: Biaya UKT Perguruan Tinggi diperkirakan naik imbas efisiensi anggaran, Menkeu pastikan tidak akan ada dampak pada layanan pendidikan

 

3. Truk overload, bawa muatan 24 ton

Edwin juga menyebut, truk pemicu kecelakaan maut di GT Ciawi mengalami muatan alias overload dan menyampaikan truk mengalami overload hingga 12 ton.

"Kemudian, kita laksanakan pemeriksaan ramp check kendaraan. Ditemukan bahwa dalam pengangkutan kendaraan ternyata kendaraan tersebut overload sekitar 12 ton," terangnya.

Menutut aturan, truk tersebut mengangkut muatan dengan berat maksimal 12 ton. Namun, saat kejadian, ditemukan fakta mobil besar itu mengangkut sekitar 24 ton muatan.

"Harusnya kendaraan itu mengangkut sekitar 12 ton, namun kendaraan tersebut mengangkut sekitar 24 ton berdasarkan hasil perhitungan di lapangan," tutur Edwin.

Halaman:

Tags

Terkini