news

Penerbangan udara AS sedang tidak baik-baik saja, ini 3 insiden ngeri pesawat jet medis di Philadelphia hingga Black Hawk di Washington DC

Minggu, 2 Februari 2025 | 23:12 WIB
Potret Black Hawk, helikopter militer Amerika Serikat (AS) yang mengalami insiden kecelakaan udara pada 29 Januari 2025 (Dok. National Guard US Gov)

Baca Juga: Erick Thohir ungkap peran Gerald Vanenburg di tim kepelatihan Garuda era Kluivert: Kita siapkan tim masa depan Indonesia

The Guardian menyebut, pesawat jet medis itu mengangkut enam penumpang yang seluruhnya merupakan warga negara Meksiko. Mereka terdiri dari pilot, kopilot, dokter, paramedis, pasien, dan pengawal pasien.

Juru bicara Jet Rescue Air Ambulance, Shai Gold menuturkan pesawat mengangkut pasien perempuan muda dari Philadelphia, tempat dia dirawat menuju rumahnya di Meksiko.

"Jet itu berencana singgah di Missouri untuk mengisi bahan bakar sebelum menuju tujuan akhir Bandara Internasional Tijuana," terang Shai Gold.

Juru bicara Jet Rescue Air Ambulance itu lantas menduga seluruh penumpang jet tewas.

Baca Juga: Sisi lain Ketum PSSI Erick Thohir seleksi para pemain keturunan Indonesia: Saya percaya hati dan pikiran harus hadir bersamaan

"Kami tak punya informasi bahwa ada yang selamat dan melihat besarnya kobaran api, puing-puing pesawat, dan pemandangan kecelakaan, kami ragu ada yang selamat," tandasnya.

2. Insiden tabrakan udara Black Hawk vs American Airlines

Pada Rabu, 29 Januari 2025, terjadi kecelakaan udara antara helikopter militer AS, Black Hawk dan American Airlines di atas Sungai Potomac, Washington, DC.

Dilansir dari CBS News, dampak dari insiden tabrakan udara di AS itu, total 67 penumpang dari pesawat dan helikopter dilaporkan tewas.

Tiga jenazah kru helikopter, yang juga merupakan anggota Angkatan Bersenjata AS, telah ditemukan pihak berwenang.

Baca Juga: Erick Thohir sebut Piala Dunia bukan hanya sekadar mimpi, ini kilas balik momen Timnas Indonesia bikin 'segan' para tim raksasa di Asia

Di sisi lain, sekitar 40 jenazah dari American Airlines berhasil diangkat dari TKP.

Sejumlah penumpang dari pesawat ini merupakan warga negara asing seperti dari China, Rusia, Argentina, hingga Filipina.

Terkini, proses pencarian korban masih berlangsung. Pihak berwenang AS juga masih menyelidiki penyebab kecelakaan udara Black Hawk vs American Airlines.

Halaman:

Tags

Terkini