news

Sopir taksi Alphard datangi Polda Metro Jaya, pihak kepolisian ungkap sikap patwal RI 36 yang viral berdasarkan pemeriksaan

Selasa, 14 Januari 2025 | 23:08 WIB
Tangkapan layar video viral sopir taksi Alphard saat dinilai jadi korban arogansi Patwal RI 36 (Instagram.com/supirngehek)

Baca Juga: Aktris Raline Shah jadi Stafsus Menkomdigi, ini tugas dan besaran gajinya yang fantastis

Argo menegaskan bahwa anggota polisi di lapangan harus bertindak secara humanis sesuai prosedur operasi standar (SOP).

"Evaluasi pasti, sedang kita buat nota ke jajaran terkait teknis pengawalan agar pedomani SOP," imbuhnya.

Raffi Ahmad akui pemilik mobil RI 36

Di sisi lain, Raffi Ahmad memberikan pernyataan terkait mobil dinas berpelat RI 36 yang viral. Raffi mengakui bahwa kendaraan tersebut memang miliknya dan digunakan untuk keperluan dinas kenegaraan.

Namun, ia memastikan bahwa dirinya tidak berada di dalam mobil saat kejadian berlangsung.

Baca Juga: Aktor Permana tewas ditusuk tetangga yang merupakan kru sinetron tukang bubur naik haji, Ketua RT ungkap kronologi

Mobil tersebut sedang dalam perjalanan menjemputnya setelah sebelumnya digunakan untuk mengambil beberapa berkas penting.

“Bahwa benar adanya mobil tersebut kendaraan yang saya gunakan, namun pada saat kejadian, saya sedang tidak berada di dalam mobil karena pada saat itu mobil berplat RI 36 sedang dalam posisi menjemput saya untuk menuju agenda rapat selanjutnya," ujar Raffi Ahmad dalam keterangannya kepada media, Sabtu, 11 Januari 2025 lalu.

Proses pencarian sopir taksi Alphard

Sebelum IK memberikan keterangannya, pihak kepolisian sempat mencari sopir taksi Alphard tersebut. 

AKBP Argo menyatakan bahwa klarifikasi dari IK diperlukan untuk memastikan apakah ada tindakan yang dianggap tidak sopan atau arogan dari petugas Patwal.

Baca Juga: Filosofi permainan ala Kluivert bersama Garuda jelang kontra Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, menyerang atau bertahan?

"Apakah ada tindakan atau ucapan dari personel Ditlantas yang dianggap tidak sopan atau arogan," ujar Argo kepada media, Sabtu, 11 Januari 2025.

Kejadian ini telah menjadi perhatian publik dan menimbulkan berbagai spekulasi. 

Halaman:

Tags

Terkini