"Indikasinya sudah mulai terlihat hari ini. We have to, we should be optimistic," ujarnya.
Lebih lanjut, lelaki asal Aceh itu juga mengajak generasi muda untuk lebih peka terhadap era disrupsi serta memanfaatkan potensi dan peluang yang ada di tengah perkembangan teknologi yang tanpa batas ruang dan waktu.
"Jangan hanya khawatir terus, harus optimis. Negara maju adalah negara yang generasinya memiliki keyakinan dan optimisme," tambahnya.
Dalam konteks pendidikan, Pj. Bupati Subang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan dan membangun budaya saling menghargai, menghormati, dan menyayangi antar sesama.
Baca Juga: Budi Said dituntut 16 tahun penjara dan bayar uang pengganti Rp1,08 triliun di kasus transaksi emas
"Harus saling menghargai, saling menghormati, dan saling menyayangi," pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Pj. Bupati Subang mendorong seluruh anak muda di Subang untuk turut berperan aktif dalam pembangunan yang tengah dilaksanakan pemerintah daerah.
"Anak muda Subang harus mengambil peran dalam pembangunan Subang," tegasnya.
Ia juga berpesan agar generasi muda terus merawat mimpi dan memiliki pola pikir serta tindakan yang baik, demi meraih masa depan yang lebih cerah.
"Harus optimis, gantungkan mimpi setinggi mungkin agar termotivasi untuk meraihnya. Saya titip Subang ke depan kepada kalian sebagai generasi emas 2045," pungkasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan plakat dari Ketua Umum Forum Komunikasi OSIS/MPK Kabupaten Subang, Alisa Nurillah Auliyasin kepada Pj. Bupati Subang, Dr. Imran.***