Kritik Menghidupi Demokrasi
Kritik pada dasarnya menghidupi demokrasi. Tanpa adanya kritik, sistem demokrasi di Indonesia tidak akan berjalan dengan baik.
Di samping itu, kritik dari berbagai elemen masyarakat menjadi pengontrol dan penyeimbang kekuasaan pemerintah, agar tercipta suatu pemerintahan yang demokratis.
Apabila kritik yang tidak disertai dengan ruang kebebasan berpendapat, maka demokrasi tidak akan berkembang dengan baik.
Oleh karena itu, sudah seharusnya kritik dirawat, dihargai, dan dimaknai sebagai sebuah pesan bagi pejabat publik untuk berbenah diri.**