GENMILENIAL.ID - Pj. Bupati Subang, Dr. Imran pimpin Gerakan Bersama Pengangkatan Gulma Kiyambang di Situ Citapen Purwadadi pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Imran juga mengungkapkan bahwa Gerakan Bersama Pengangkatan Gulma Kiyambang merupakan upaya kolaboratif dalam merawat lingkungan dan kebersihan sumber air dengan meneguhkan kepedulian bersama untuk mengantisipasi dampak buruk dikemudian waktu
"Kalau ini tidak kita antisipasi dari sekarang lalu ke depan Subang bagaimana?," ungkap Dr. Imran.
Ia juga memaparkan bahwa pemerintah daerah sangat mendorong untuk kelangsungan lingkungan hidup dengan berupaya dan terus melakukan penghijauan di area Subang Selatan, menurutnya Kabupaten Subang merupakan daerah penyangga di Jawa Barat.
Baca Juga: KPU RI sebut penetapan dan pengundian nomor paslon Pilkada 2024 akan digelar pada 22-23 September
"Subang ini kalau saya lihat, salah satu wilayah paru-parunya Jawa Barat," paparnya.
Sesditjen Politik dan PUM Kemendagri itu juga menyampaikan bahwa Situ Citapen merupakan salah satu penyangga sumber air untuk warga sekitar.
"Mudaha-mudahan yang ada di sekitar ini tidak kekurangan air di musim kemarau ini," ujarnya.
Dr. Imran juga menambahkan bahwa kondisi Kabupaten Subang darurat dengan sampah plastik, hal tersebut harus bisa disikapi dengan bijak termasuk pembatasan penggunaanya.
Baca Juga: Usai daftar ke KPU Subang, tiga paslon Pilkada Subang 2024 jalani tes kesehatan di RSHS Bandung
"Kondisi Subang darurat sampah plastik yang harus disikapi dengan bijak, termasuk upaya pembatasan penggunaannya," tuturnya.
Sementara itu, Kalak BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin mengatakanbahwa gerakan kolektif Pengangkatan Gulma Kiyambang telah melibatkan enam ratus personil dari berbagai unsur yang berkontribusi dengan menggunakan alat berat agarmemudahkan penyelesaianya.
"Melibatkan enam ratus personil dari berbagai unsur yang berkontribusi menggunakaan alat berat untuk kemudahan penyelesaiannya, dengan gerakan ini kami berharap meningkatknya kepedualian lingkungan," ujar Udin.