Baca Juga: Peringati HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemda Subang gelar Pawai Obor Tahun 2024
"PDIP, PKS, PPP sudah punya ikatan, dan dengan PKB sudah sepakat bersama-sama, dengan NasDem juga komunikasi. Maka dari sini nanti kita tindaklanjuti untuk bertemu seluruh ketua partai yang lima itu, itu harus dilakukan," ungkapnya.
Pada akhirnya, lanjut Ono, PDI Perjuangan akan realistis begitu juga dengan dirinya untuk bisa melawan Dedi Mulyadi yang diusung KIM sebagai calon Gubernur Jawa Barat.
"Pada akhirnya, PDI Perjuangan realistis termasuk saya sendiri harus realistis. Kalau dari 5 partai ini kita sepakat untuk mengusung, maka calon pun yang terbaik untuk melawan kalau jadi Pak Dedi Mulyadi," lanjutnya.
Ono juga mengatakan, PDI Perjuangan dan PKB yang mengusung dirinya dengan Acep Adang baru disepakati di tingkat provinsi.
Baca Juga: Relawan Bakti BUMN Batch VI gelar aksi peduli pendidikan di Kabupaten Subang, ini yang dilakukan
Menurutnya, ada keputusan siapa yang akan maju dan mendaftar ke KPU sebagai pasangan calon sepenuhnya ada di tangan DPP partai.
Apalagi, kini PDIP akan menggandeng empat partai lainnya untuk sama-sama melawan KIM. Karena itu, Ono menyebut masih ada kemungkinan pasangan Ono-Acep Adang bisa berubah.
"Nanti kita lihat, Ono-Acep itu baru disepakati di level provinsi. Yang memutuskan siapa, ya DPP partai. Sama seperti kami dan PKS sudah sepakat di provinsi, sehingga masih sangat cair dan keputusannya di DPP partai," tuturnya.