news

Gelar doa bersama, Hadi M Musa Said berharap dukungan dari santri untuk perjuangkan kepentingan pesantren dan madrasah

Kamis, 1 Februari 2024 | 21:49 WIB
Politisi PSI, Hadi M Musa Said

GENMILENIAL.ID - Politisi PSI yang juga Caleg DPR RI Jabar IX Hadi M Musa Said mengadakan gelar doa bersama, konsolidasi dan pemantapan para relawan di Pondok Pesantren Nurul Anwar Mubtadi-ien Pimpinan KH. Zaenal Mufid, pada Kamis 1 Februari 2024.

Pondok Pesantren yang terletak di Blok Dangdeur Arah Wera Bunder, RT.34 RW.08 Kelurahan Dangdeur tersebut dihadiri oleh ratusan relawan sebagai perwakilan Korcam yang ada di Kabupaten Subang.

"Hari ini kita bersilaturahim sekaligus berdoa bersama, istighosah, intinya mengajak seluruh relawan dan tim kerja pemenangan juga ngundang beberapa ulama, kyai, ajengan untuk berdoa bersama, beristighosah, berharap pemilu terus berjalan dengan damai, kondusif," kata Hadi 

Selain itu, ujar Hadi tentunya yang diharapkan dari pemilu 2024 adalah menghasilkan yang positif, siapapun itu yang terpilih. Hadi yang saat ini merupakan politisi dari PSI berharap dapat dukungan dari para santri, terutama didaerah pemilihanya, Subang, Majalengka dan Sumedang.

Baca Juga: Pilkada 2024 dibalik dukungan H. Ruhimat terhadap Prabowo Gibran?

"Saya sendiri berangkat dari pesantren, tentu kita akan memperjuangkan kepentingan-kepentingan pesantren, masyarakat, majlis talim, madrasah-madrasah diniyah dan seterusnya," ujarnya.

Selain konsolidasi dan pemantapan, lelaki jebolan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri ini menuturkan bahwa dirinya menawarkan program-program perbaikan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, khususnya program yang berhubungan dengan pesantren, madrasah dan seterusnya.

Politisi PSI Hadi M Musa Said gelar doa bersama pata relawan dan santri untuk pemilu damai 2024

Ia pun menargetkan bahwa PSI di Jabar Dapil IX untuk mendapat satu kursi di DPR RI, terkait kehidupan santri saat ini, kata Hadi bahwa kondisi kehidupan santri hari ini cukup baik, namun dirinya menginginkan pemerintah hadir ditengah-tengah santri atau pesantren.

Baca Juga: Kunjungi SMPN 3 Subang, Pj Bupati berikan motivasi para pelajar agar gigih bekerja keras dalam wujudkan impian

"Pesantren itu lahir sebelum Indonesia merdeka, jadi keterlibatan pemerintah mungkin baru akhir-akhir ini, saya ingin mengajak bahwa pemerintah juga punya tanggung jawab untuk hadir ditengah-tengah santri dan pesantren," ucapnya.

Kata Hadi, kehidupan santri memiliki sarana dan prasarana yang terbatas, namun memiliki semangat yang luar biasa, masih banyak madrasah dan sekolah yang secara fasilitas masih kurang memenuhi syarat.

"Mudah-mudahan kedepan, pemerintah juga bisa mempermudah akses pesantren, karena kualitas pendidikan pesantren tidak jauh berbeda dengan kualitas pendidikan yang lain bahkan akan jauh lebih baik," tuturnya.

 

Tags

Terkini