news

Berikan latihan membatik warga binaan, Merry Langoy : Tinggal dibantu pemasaran, ini tugas bersama

Senin, 4 September 2023 | 23:44 WIB
Owner Yayasan Puri Haruming Kencana, Merry Langoy berikan pelatihan membatik warga binaan di Lapas IIA Subang

GENMILENIAL.ID - Pada Hari Bhakti Kementerian Hukum dan HAM, Lapas IIA Subang berikan piagam penghargaan kepada para mitranya yang dianggap banyak memberikan pelatihan atau pembinaan inten bagi warga binaan di Lapas IIA subang.

Salah satu mitra yang mendapat penghargaan tersebut yaitu Yayasan Puri Haruming Kencana yang selama ini bergerak dalam melakukan pembinaan dan produksi UMKM batik.

Owner Yayasan Puri Haruming Kencana, Merry Langoy mengatakan bahwa pihaknya sudah satu tahun ini memberikan pelatihan membatik kepada warga binaan di Lapas IIA Subang.

"Memberikan apresiasi kepada anak-anak Lapas supaya mereka mempunyai kegiatan selama berada didalam Lapas," kata Merry Langoy pada genmilenial.id, Senin 4 September 2023.

Baca Juga: Hari Bhakti Kementerian Hukum dan HAM, Lapas IIA Subang berikan penghargaan kepada para mitranya

Merry juga menyebut dengan memberikan pelatihan membatik kepada warga binaan atau para napi dilapas IIA Subang, saat keluar para napi tersebut bisa mempunyai skill bidang keahlian untuk mereka bisa bekerja.

Dalam proses pembinaan para napi, Yayasan Puri Haruming sendiri mengirimkan para pelatih batik yang setiap hari inten melakukan pengajaran kepada para napi dilapas IIA Subang, terhitung ada 9 napi yang menjadi binaan yang sebagian besar mereka adalah para napi narkoba.

"Dari tim batik haruming ada 2 orang yang setiap hari kesana, lakukan pembinaan sampai bisa, proses membatik cara ngecapnya seperti apa diajarin, setelah itu proses pewarnaan," ujarnya.

Terkait proses yang dihadapi saat melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap warga binaan, Merry pun menyebut bahwa untuk para napi tersebut dilihat ada yang memang memiliki potensi dalam hal keterampilan membatik.

Baca Juga: Bertemu Pimpinan Pesantren Pagelaran 3, Kang Lukmantias sampaikan niat perbaiki Kabupaten Subang

"Sebelumnya mereka memang ngeblank, belum ada pengalaman sama sekali, belum ada pengajaran sama sekali, apa sih batik cap itu, taunya hanya batik tulis," ucapnya.

Dengan penghargaan yang diberikan oleh Lapas IIA Subang, Merry pun menyebut bahwa pihaknya kembali bersemangat untuk lebih lanjut melakukan pembinaan terhadap para napi agar mereka mempunyai skill dalam membatik.

"Seperti tadi ya, kata sambutan dari ketua Lapas bahwa yang kita bina ini manusia, jadi bagaimana mereka setelah keluar dari lapas ini bisa menjadi orang yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya," pungkasnya.

Terlebih kata Merry, menghadapi tantangan kehidupan dunia kedepan, diperlukan skill yang mumpuni dalam menghadapi kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini