GENMILENIAL.ID - Geliat ekonomi di Kabupaten Subang kini tengah menjadi perhatian serius, selain persoalan insfrastruktur, tata kelola kota, penataan PKL, persoalan sampah, isu kesenjangan sosial, pengangguran dan kemiskinan menjadi perhatian serius.
Tokoh masyarakat dan juga purnawirawan TNI AD, Letnan Kolonel CHK (Purn) Mochamad Lukmantias Amin (Kang Lukmantias) menyebut bahwa Kabupaten Subang memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa, jika semua potensi itu dikelola dengan baik, maka Kabupaten Subang akan menjadi sebuah daerah yang maju.
"Ekonomi ini kita bicara dari mulai sektor Industri, pertanian, perikanan, itu ekonomi semua," kata Kang Lukmantias.
Begitu juga, soal pembangunan prioritas Kabupaten Subang ke depan, harus ada prioritas ekonomi yang jelas, menjadi zona industri atau tetap menjadi daerah agraris.
Baca Juga: Kang Lukmantias, jejak prajurit putra daerah Subang, dari barak menuju negara
"Kita ingin Subang yang berbasis sebagai sektor pertanian yang dominan dan tiga terbesar se Jawa Barat itu tetap menjadi prioritas, jadi pertanian yang unggul," ucapnya.
Begitu juga, ketika Kabupaten Subang akan mengarah kepada Industrialisasi, hal yang terpenting kata purnawirawan TNI AD ada kesiapan ataupun menyiapkanya SDMnya.
"Kita menyongsong era industri smartpolitan yang akan beroperasi di 2024, kemudian juga rencana relokasi pulogadung ke daerah manyingsal, belum lagi kawasan industri yang sekarang sudah mulai beroperasi," jelasnya.
Hal tersebut, kata Kang Lukmantias harus menjadi perhatian untuk bisa dijadikan mata pencaharian dan lapangan pekerjaan bagi rakyat dan warga masyarakat Kabupaten Subang terlebih anak mudanya.
"Generasi muda adalah penerus, generasi penerus itu harus lebih baik daripada generasi sekarang, sehingga yang perlu ditingkatkan adalah SDMnya," ucapnya.
Baca Juga: Filsafat, menjelajahi makna kehidupan melalui kacamata pemikiran abadi
Disamping itu, kata Kang Lukmantias dalam rekruitmen tenaga kerja juga harus dihindari praktek suap menyuap dan percaloan.
"Saya anti terhadap suap menyuap, karena itu adalah perbuatan tidak benar, walaupun secara hukum sulit dibuktikan tetapi secara agama haram hukumnya," ujarnya.
Sebagai insan beragama yang baik, Kang Lukmantias juga mengajak untuk tidak melakukan praktek-praktek tersebut.
Artikel Terkait
Kunjungi puluhan nelayan, Mochamad Lukmantias Amin tawarkan soal jaminan ketenagakerjaan dan layanan kesehatan
Abrasi dan banjir tahunan di Mayangan, Kang Lukmantias sebut harus ada mitigasi bencana yang jadi perhatian
Siapkan generasi emas, Mochamad Lukmantias Amin berkolaborasi dengan Yayasan An-Nida dalam pendirian BLK
Kepindahan AKBP Sumarni, Mochamad Lukmantias Amin apresiasi kiprah dan dedikasi untuk masyarakat Subang
Di Pesantren An Nida, Kang Lukmantias serap aspirasi, salah satunya kesiapan anak muda dengan adanya Patimban
Bertemu kelompok tani penggarap, Kang Lukmantias sebut keluhan petani soal harga pupuk dan sewa lahan
Kang Lukmantias, jejak prajurit putra daerah Subang, dari barak menuju negara