Muhammadiyah hibahkan rumah sakit lapangan ke pemerintah Turkiye senilai Rp2,5 miliar

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 28 Februari 2023 | 19:17 WIB
Muhammadiyah hibahkan rumah sakit lapangan ke Pemerintah Turkiye (Muhammadiyah)
Muhammadiyah hibahkan rumah sakit lapangan ke Pemerintah Turkiye (Muhammadiyah)

GENMILENIAL.ID - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menghibahkan seluruh rumah sakit lapangan untuk korban gempa Turkiye senilai Rp2,5 miliar melalui Kementerian Kesehatan Turkiye.

Hal tersebut dilakukan, seiring akan berakhirnya penugasan 23 personil Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah.

"Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui MDMC yang mengelola keberadaan EMT Muhammadiyah, LazizMu, dan majelis/lembaga terkait akan terus mendukung program yang bisa dilakukan untuk kelanjutan bantuan kemanusiaan pascagempa bumi Turkiye," kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman dikutip dari Antaranews pada Selasa 28 Februari 2023.

Baca Juga: Untuk kedua kalinya, Kapten Timnas Argentina Lionel Messi terpilih kembali jadi pemain pria terbaik FIFA 2022

Kata Agus, proses hibah tersebut dilakukan dalam satu paket hibah Rumah Sakit (RS) Lapangan Indonesia yang diserahkan oleh Duta Besar RI untuk Turkiye Lalu Muhammad Iqbal kepada Arif Cetin dari Hubungan Internasional Kesehatan - Kementerian Kesehatan Turkiye.

Sebagai informasi bahwa gempa bumi Turkiye telah menelan korban meninggal sebanyak 43.556 jiwa, meruntuhkan lebih dari 6.000 apartemen, dan 150.000 tempat komersial lainnya.

Menurut Agus, berakhirnya misi pelayanan kesehatan gabungan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia tentu masih sangat memerlukan penanganan lebih lanjut dengan sumber daya yang sangat besar dan perangkat yang aman menghadapi ancaman gempa susulan.

Baca Juga: Rumah warga terendam banjir, Kapolsek Ciasem terjun langsung berikan bantuan ke pengungsi

Sementara itu Dubes RI untuk Turkiye Lalu Muhamad Iqbal mengatakan petugas dan dokter Ina-EMT memang mengakhiri misi medis kedaruratannya pada 27 Februari 2023.

Walaupun seperti itu, seluruh rumah sakit lapangan yang telah dihibahkan kepada Kementerian Kesehatan Turkiye tetap melanjutkan operasi dengan petugas dan dokter dari Turkiye hingga tiga bulan ke depan.

Lalu Muhammad Iqbal juga menyebut bahwa keputusan menghibahkan perlengkapan yang cukup besar nilainya tersebut dilakukakan setelah melalui diskusi, kajian dan koordinasi dari berbagai pihak.

"Dilakukan setelah melakukan diskusi, kajian, dan koordinasi dengan berbagai pihak baik komandan tim EMT, Dubes RI untuk Turkiye, Kementerian Kesehatan Turkiye, maupun hasil konsultasi tim EMT Muhammadiyah," kata Lalu Muhammad Iqbal

Baca Juga: Viral! Anggota personil Sat Sabhara Polres Subang jadi dalang wayang golek

"Ketulusan Muhammadiyah untuk hadir luar biasa. Kita akan tinggalkan ini sebagai legacy kita kepada Bangsa Turkiye yang setiap kita membutuhkan selalu datang paling awal," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X