Kabut asap pekat kembali selimuti Palembang, warga pertanyakan hasil modifikasi cuaca

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:40 WIB
Kondisi kabut asap pekat kembali terjadi di Palembang, Sumsel (Threads/ggcempaka)
Kondisi kabut asap pekat kembali terjadi di Palembang, Sumsel (Threads/ggcempaka)

“Palembang nih, ini yang katanya berhasil modifikasi cuaca? Cuaca yang seperti apa? Udah enggak tahu lagi mau ngomong apa,” lanjut akun @ggcempaka.

Warga sebut asap makin parah

Keluhan serupa muncul melalui utas akun Threads @helloitsjan. Akun tersebut meminta perhatian terhadap kondisi kabut asap yang disebut telah berlangsung selama berbulan-bulan.

“Tolong kami! 3 bulan karhutla di Palembang masih terus berlangsung, asap makin hari makin parah, pandangan blur parah,” tulis akun @helloitsjan.

Unggahan tersebut memperlihatkan keresahan warga terhadap kondisi kabut asap yang dinilai belum membaik.

Baca Juga: 12 Pekerja Di-PHK, SPN Subang bongkar dugaan intimidasi pengurus serikat di VinFast

Keluhan mengenai jarak pandang juga menunjukkan bagaimana persoalan karhutla menjadi perhatian masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Meski begitu, keluhan yang beredar di media sosial tersebut merupakan pengalaman dan penilaian masing-masing pengunggah.

Kondisi kualitas udara secara menyeluruh perlu merujuk pada data pemantauan resmi.

Modifikasi cuaca dilakukan dengan penyemaian dry ice

Di tengah keluhan warga, operasi modifikasi cuaca (OMC) telah dilakukan sejak Kamis 15 Oktober 2026 dengan metode penyemaian dry ice atau es kering.

Baca Juga: Prabowo sebut karhutla sebagai terorisme lingkungan, membahayakan kesehatan rakyat hingga siap cabut izin perusahaan

Berdasarkan informasi dalam bahan yang disampaikan, hingga Senin 19 Oktober 2026 penyemaian telah dilakukan sebanyak 11 kali dengan total penggunaan 8,8 ton dry ice.

Pada Senin tersebut, penyemaian dilakukan dalam dua sortie dengan total 1,6 ton dry ice. Operasi itu juga mencakup satu sortie penyemaian natrium klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram.

Upaya modifikasi cuaca tersebut menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk membantu penanganan karhutla.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X