Dalam pembahasan, DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih cermat dalam menyusun prioritas belanja, termasuk membuka ruang rasionalisasi anggaran apabila terjadi ketidaksesuaian dengan asumsi pendapatan.
Baca Juga: KDKMP Banyuwangi cetak rekor, Qodari sebut bisa jadi inspirasi nasional
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus memastikan pelaksanaan program tetap berjalan optimal.
Lanjut ke pembahasan APBD 2027
Dengan disahkannya KUA-PPAS, tahapan selanjutnya adalah pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027.
DPRD menegaskan akan terus mengawal proses tersebut agar kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sementara itu, pemerintah daerah berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat terus terjaga demi mewujudkan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Dilantik jadi anggota DPRD Subang, H. Sys Santo Delvis siap bawa aspirasi petani ke parlemen
Sempadan situ diduga dilanggar! DPRD Subang sidak PT HUI, soroti ancaman irigasi warga
Perkuat solidaritas, DPRD Subang salurkan hewan kurban untuk warga sekitar
Gerbang DPRD Subang dijebol! Demo mahasiswa memanas, kritik keras pemerintahan Prabowo-Gibran menggema
DPRD Subang bahas Raperda sistem kesehatan dan LPJ 2025, soroti arah kebijakan daerah
DPRD Subang soroti keterbatasan fiskal, fraksi dorong strategi inovatif di KUA-PPAS 2027
DPRD Subang soroti KUA-PPAS 2027, Kang Rey tegaskan setiap anggaran harus tepat sasaran