“Kalau ada perusahaan yang memberi penawaran lebih menarik atau memberi PAD lebih banyak, tentu akan kita pertimbangkan,” ujar Kang Rey.
Baca Juga: Jasad dokter PPDS ditemukan di semak belukar, polisi ungkap barang korban tetap utuh
Skema ini membuka peluang bagi berbagai perusahaan untuk bersaing secara sehat dalam mengelola wisata Ciater ke depan.
Sari Ater tetap berpeluang
Meski membuka peluang luas, Kang Rey menegaskan bahwa pengelola lama, yakni Sari Ater, tetap memiliki kesempatan untuk kembali mengelola kawasan tersebut.
Namun, hal itu bergantung pada kualitas penawaran yang diajukan dibandingkan dengan perusahaan lain.
“Kalau Sari Ater bisa memberi penawaran yang baik, tidak menutup kemungkinan kembali ke Sari Ater, tapi kalau ada perusahaan yang lebih baik, ya kita serahkan ke perusahaan itu,” jelasnya.
Baca Juga: Kang Rey tegaskan regulasi galian tanah merah masih digodok, targetkan dukung cetak sawah baru
Dengan demikian, tidak ada perlakuan khusus bagi pihak tertentu dalam proses ini.
Fokus pada manfaat untuk daerah
Kang Rey menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk memaksimalkan potensi wisata Ciater sebagai sumber pendapatan daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Ia ingin memastikan bahwa pengelolaan ke depan tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi Kabupaten Subang.
Proses seleksi yang transparan dan kompetitif diharapkan mampu menghasilkan pengelola terbaik yang mampu mengembangkan wisata Ciater secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Bahas program kerja 2023, DPD IWOI Kabupaten Subang akan gelar Rakerda di Sari Ater
Libur Natal 2023, Kapos Pam Simpang Sari Ater sebut volume kendaraan turun dibanding malam Natal
Bandung Ngahiji gelar Corporate Gathering di Ciater, ajak HRD se-Jabodetabek dukung pariwisata Subang-Lembang
Uji adrenalin di Keranjang Sultan D’Castello, sensasi duduk melayang di atas ketinggian Ciater
Wisata VW Safari Ciater hadir di Subang, jelajahi 10 UMKM dengan mobil klasik di Bukit Rindu
Subang Fest Vol.12 dongkrak ekonomi kreatif dan pariwisata Ciater
Libur sekolah dongkrak kunjungan hingga 90 persen, rumah makan di Ciater kebanjiran pelanggan