Rebut pengelolaan Sari Ater, Kang Rey buka 'beauty contest' : Siapa berani tawar PAD tertinggi?

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 16 Juli 2026 | 11:44 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyampaikan keterangan kepada awak media usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Subang, Rabu 15 Juli 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyampaikan keterangan kepada awak media usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Subang, Rabu 15 Juli 2026 (Dok. Istimewa)

“Kalau ada perusahaan yang memberi penawaran lebih menarik atau memberi PAD lebih banyak, tentu akan kita pertimbangkan,” ujar Kang Rey.

Baca Juga: Jasad dokter PPDS ditemukan di semak belukar, polisi ungkap barang korban tetap utuh

Skema ini membuka peluang bagi berbagai perusahaan untuk bersaing secara sehat dalam mengelola wisata Ciater ke depan.

Sari Ater tetap berpeluang

Meski membuka peluang luas, Kang Rey menegaskan bahwa pengelola lama, yakni Sari Ater, tetap memiliki kesempatan untuk kembali mengelola kawasan tersebut.

Namun, hal itu bergantung pada kualitas penawaran yang diajukan dibandingkan dengan perusahaan lain.

“Kalau Sari Ater bisa memberi penawaran yang baik, tidak menutup kemungkinan kembali ke Sari Ater, tapi kalau ada perusahaan yang lebih baik, ya kita serahkan ke perusahaan itu,” jelasnya.

Baca Juga: Kang Rey tegaskan regulasi galian tanah merah masih digodok, targetkan dukung cetak sawah baru

Dengan demikian, tidak ada perlakuan khusus bagi pihak tertentu dalam proses ini.

Fokus pada manfaat untuk daerah

Kang Rey menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk memaksimalkan potensi wisata Ciater sebagai sumber pendapatan daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Ia ingin memastikan bahwa pengelolaan ke depan tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi Kabupaten Subang.

Proses seleksi yang transparan dan kompetitif diharapkan mampu menghasilkan pengelola terbaik yang mampu mengembangkan wisata Ciater secara berkelanjutan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X