Target besar: Hemat devisa dan serap tenaga kerja
Di balik peluncuran B50, pemerintah membawa target besar. Salah satunya adalah penghematan devisa negara yang diproyeksikan mencapai Rp157,28 triliun.
Selain itu, implementasi program ini juga disebut berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Dengan implementasi B50 di Juli, proyeksi penyerapan tenaga kerja 2,2 juta,” imbuh Dwi Anggia.
Harapan lainnya, masyarakat dapat beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM berbasis fosil.
Catatan uji coba 2025 yang jadi sorotan
Di tengah optimisme tersebut, publik kembali menyoroti hasil uji coba yang pernah dilakukan ESDM pada 2025.
Uji tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari karakteristik bahan bakar hingga stabilitas penyimpanan.
“Kita sudah melakukan uji laboratorium dari komponen bahan bakar minyak yang digunakan,” kata Eniya Listiani Dewi dalam rapat dengan Komisi VII DPR, November 2025.
Ia menjelaskan bahwa pengujian dilakukan terhadap beberapa jenis solar dengan komposisi bahan bakar nabati yang berbeda.
Namun, hasil awal uji coba justru menunjukkan adanya sejumlah kekurangan. Salah satu yang paling disorot adalah penurunan usia pakai filter kendaraan.
Baca Juga: Fakta video viral pria berenang di kolam Bundaran HI, Satpol PP Jakarta buka suara
“Umur filter dari penggunaan B50 memang cenderung lebih pendek. Misalnya umur filter tiga bulan menjadi dua bulan,” ungkap Eniya Listiani Dewi.
Artikel Terkait
Truk tangki BBM terguling dan melintang di Tol Cipali KM 95, sopir diduga mengantuk
Viral warga Aceh Tengah panic buying BBM, antrean SPBU mengular hingga bawa jeriken
WFH usai lebaran 2026, antisipasi krisis energi global yang mulai menekan harga BBM
Harga Pertamax tetap, 3 BBM nonsubsidi naik tajam hingga Rp23.900 per liter
Bahlil buka peluang harga Pertamax naik, sebut BBM nonsubsidi ikuti minyak dunia
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi raih penghargaan usai ungkap kasus BBM dan LPG subsidi
Harga BBM nonsubsidi naik lagi per 4 Mei 2026, Pertamina Dex tembus Rp27.900 per liter