GENMILENIAL.ID – Insiden tragis terjadi di depan SDN Sukaratu 5, Kabupaten Pandeglang, saat sebuah mobil menabrak kerumunan siswa yang tengah jajan pada jam istirahat.
Peristiwa ini mengakibatkan satu siswa meninggal dunia dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis, 30 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.
Mobil Toyota bernomor polisi A-1633-BF diketahui dikemudikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi.
Tabrak kerumunan siswa yang sedang jajan
Saat kejadian, para siswa SD tengah berada di depan gerbang sekolah untuk membeli jajanan.
Tiba-tiba, mobil yang melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung oleng ke kanan dan langsung menghantam kerumunan.
Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan detik-detik mobil tersebut menabrak siswa hingga akhirnya berhenti setelah menghantam tembok gerbang sekolah.
Suasana panik pun tak terhindarkan, dengan jeritan korban dan warga yang berlarian ke lokasi.
“Plat A, orang sakit bawa mobil. Orang sakit nih bawa mobil makan korban jiwa anak-anak SD, 9 orang terluka, luka ringan, luka parah,” ujar perekam video dalam unggahan akun Instagram @pesonabantenofficial, dikutip pada Jumat, 1 Mei 2026.
Sumber unggahan berasal dari akun Instagram @pesonabantenofficial yang memperlihatkan kondisi di lokasi kejadian sesaat setelah insiden berlangsung.
Korban berjatuhan, satu siswa meninggal
Total terdapat sembilan korban dalam kejadian tersebut, terdiri dari tujuh siswa SD, satu pedagang, dan satu sales yang berada di lokasi.
Satu siswa dilaporkan meninggal dunia, sementara enam siswa lainnya serta satu sales mengalami luka-luka. Seorang pedagang dilaporkan dalam kondisi kritis.
Artikel Terkait
Siswa SD di pelosok Sulteng harus seberangi sungai saat hujan, guru ungkap harap jembatan segera rampung
Siswa SD terjatuh dari lantai 3 Pasar Serangan Bali, sempat terekam video
Beredar video siswa SD di Sampang alami gatal kulit usai makan MBG, warga sebut saling menyusul
Puluhan siswa SD di Jeneponto dilarikan ke puskesmas usai santap MBG, diduga ikan tak layak konsumsi
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar
Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur