Meski sudah ramai diperbincangkan, Dadan memastikan bahwa motor tersebut hingga kini belum dibagikan kepada pihak terkait.
Baca Juga: Tenda bazar Gading Serpong roboh diterjang hujan badai, UMKM panik selamatkan dagangan
Ia menegaskan, seluruh unit kendaraan masih harus melalui proses administrasi terlebih dahulu sebelum bisa digunakan.
“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelasnya.
Tegaskan jumlah bukan 70 ribu unit
Di tengah ramainya isu tersebut, beredar informasi di media sosial yang menyebut jumlah motor mencapai 70.000 unit.
Namun, Dadan membantah kabar tersebut dan menyebut angka itu tidak benar.
Baca Juga: Jembatan Cirahong sepi penjaga usai viral pungli, warga malah merasa tak aman
“Informasi 70.000 unit itu tidak benar,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa total pengadaan motor listrik yang direncanakan sebanyak 25.000 unit, dengan realisasi sementara mencapai 21.801 unit sejak Desember 2025.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lanjutan terkait jadwal resmi distribusi motor operasional tersebut ke seluruh wilayah.***
Artikel Terkait
Viral mobil MBG dipakai angkut sampah di Nabire, BGN langsung bekukan operasional SPPG
Es kuwut diduga jadi penyebab keracunan MBG di Pemalang, ini temuan investigasinya
MBG datang saat siswa sudah pulang, wali murid di Gresik keluhkan keterlambatan pengantaran
Pengawasan MBG disorot, Agus Masykur Rosyadi: Program harus tepat sasaran dan berkelanjutan
Viral mobil MBG di Malang diduga lupa tutup bagasi, pegawai SPPG panik kejar di jalan
Dugaan keracunan MBG di Jaktim, 72 siswa dirawat di 3 rumah sakit
Viral sisa makanan MBG dikumpulkan guru untuk pakan ternak, warganet soroti food waste