Soal penangguhan penahanan, korban kecewa Habib Bahar bin Smith belum ditahan dalam kasus dugaan penganiayaan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 15 Februari 2026 | 20:03 WIB
Menyoroti alasan penangguhan penahanan Habib Bahar terkait kasus dugaan penganiayaan (X.com/@uusrusdiana)
Menyoroti alasan penangguhan penahanan Habib Bahar terkait kasus dugaan penganiayaan (X.com/@uusrusdiana)

Baca Juga: Viral sesepuh Karangmoncol Purbalingga ikut TMMD bangun jalan bikin salut warganet

Tetap kawal proses hukum

Ia memastikan akan terus melanjutkan proses hukum yang berjalan dan berharap penegakan hukum dilakukan secara adil serta transparan tanpa pandang bulu.

"Sampai saat ini kasus akan tetap jalan. Saya berharap Bahar segera ditangkap dan dipenjarakan," tegasnya.

Pernyataan tersebut menambah sorotan publik terhadap penanganan kasus yang melibatkan tokoh publik, terutama terkait kebijakan penangguhan penahanan yang kerap menuai perdebatan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Siswa SD asal Bandung Natanael Wiraatmaja raih juara dunia, diundang NASA saksikan peluncuran roket

Akui alami trauma psikologis

Dalam kesempatan yang sama, Rida juga mengungkapkan dirinya masih mengalami trauma secara psikis akibat kejadian tersebut.

Ia menyebut tekanan tidak hanya dirasakan dirinya, tetapi juga keluarganya.

"Masih ada trauma. Saya pribadi, keluarga juga, traumatik terutama psikis saya," ungkapnya.

Ia menambahkan, tekanan datang dari berbagai pihak sejak kasus tersebut mencuat ke publik.

Baca Juga: Jerhemy Owen ubah sampah sachet jadi papan bangunan, lapisi tembok dan atap pabrik mini

Menurutnya, dampak yang ditimbulkan cukup luas dan memengaruhi kehidupan pribadinya maupun keluarganya.

"Itu tertekan karena dengan kasus ini dampaknya luar biasa. Baik untuk diri saya dan keluarga saya," tandasnya.

Kasus dugaan penganiayaan ini pun masih terus bergulir dan menjadi perhatian masyarakat luas, khususnya terkait konsistensi aparat dalam menegakkan hukum terhadap tersangka.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X