Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan koordinasi lintas lembaga terus dilakukan.
Cuaca batasi durasi pencarian
Kalakhar BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan operasi hanya bisa dilakukan pukul 06.00–18.00 WIB.
Baca Juga: Pengamat sebut kemunculan Purbaya mirip Sri Mulyani di awal jabatan, ingatkan soal kelas menengah
“Cuaca masih menjadi kendala utama. Pembatasan waktu perlu agar tim tetap aman,” jelas Bergas.
BMKG jelaskan penyebab longsor
BMKG mencatat hujan dengan intensitas tinggi terjadi beberapa hari sebelum longsor.
Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, menyebut curah hujan ekstrem di Pos Hujan Majenang mencapai 98,4 mm dan 68 mm per hari pada 10 dan 11 November 2025.
“Hujan beruntun membuat kadar air tanah meningkat dan lereng semakin labil,” ujarnya.
Baca Juga: Kisah tragis siswa SMPN 19 Tangsel diduga jadi korban bullying, sempat koma sebelum meninggal dunia
Selain itu, fenomena atmosfer seperti Madden–Julian Oscillation (MJO), ditambah pusaran angin di wilayah barat Lampung hingga selatan Bali, memperkuat pembentukan awan hujan konvektif.
“Situasi ini memicu hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang,” tambahnya.***
Artikel Terkait
Longsor di Puncak Bogor tewaskan 1 orang, 2 masih dalam pencarian
Merah Putih berkibar di kawasan bekas longsor, Warna Alam dan Perhutani gaungkan pesan cinta tanah air dan peduli lingkungan
Banjir dan longsor terjang Sukabumi, 1.800 warga terdampak: BPBD sebut salah satu yang terparah tahun ini
Tak tinggal diam, PT Dahana salurkan bantuan untuk warga terdampak banjir dan longsor di Sukabumi
Tragedi longsor Trenggalek: Satu keluarga tertimbun, empat tewas, satu selamat di tengah hujan deras
Longsor di Cibeunying makan korban, BNPB pastikan 47 warga terdampak
Fakta longsor Cilacap: 16 Rumah tertimbun, 2 warga tewas, 21 masih hilang