Presiden Prabowo tegas ambil tanggung jawab soal Whoosh: Jangan dipolitisasi, Indonesia bukan negara sembarangan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 4 November 2025 | 17:51 WIB
Presiden Prabowo tegaskan ambil tanggung jawab soal Whoosh (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo tegaskan ambil tanggung jawab soal Whoosh (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa minta maaf soal polemik dana daerah mengendap: Bukan sentimen, saya hanya ingin ekonomi cepat jalan

“Semua transportasi publik di seluruh dunia itu jangan dihitung untung rugi, tapi hitung manfaatnya untuk rakyat. Di seluruh dunia begitu, ini namanya public service obligation,” jelasnya.

Pernyataan Prabowo ini sejalan dengan pandangan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang menilai pembangunan Whoosh adalah bagian dari layanan publik.

“Transportasi umum itu tidak diukur dari laba tapi diukur dari keuntungan sosial seperti pengurangan emisi, peningkatan produktivitas, dan waktu tempuh yang lebih cepat,” kata Jokowi sebelumnya di Solo, 27 Oktober 2025.

Polemik utang dan negosiasi dengan China

Proyek Whoosh saat ini masih dalam tahap negosiasi restrukturisasi utang antara pemerintah Indonesia dan China Development Bank.

Baca Juga: Tiba-tiba dipanggil ke Istana, Ignasius Jonan temui Presiden Prabowo selama dua jam: Kami hanya sharing sebagai warga negara

Berdasarkan data dari Political Economy and Policy Studies (PEPS), total biaya proyek Whoosh mencapai 7,27 miliar dolar AS, setelah mengalami cost overrun sekitar 1,2 miliar dolar AS dari nilai awal 6,07 miliar dolar AS.

Pelunasan utang tersebut kini tengah dibahas oleh perusahaan konsorsium dan pemerintah, dengan rencana perpanjangan tenor pembayaran dari 40 tahun menjadi 60 tahun.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X