Ray Rangkuti: Hubungan Jokowi–Prabowo retak tapi tak putus, proyek ikonik era Jokowi mulai dikuliti publik

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 3 November 2025 | 15:25 WIB
Pengamat sebut proyek ikonik era Jokowi kini jadi pusat sorotan (Instagram/jokowi)
Pengamat sebut proyek ikonik era Jokowi kini jadi pusat sorotan (Instagram/jokowi)

Lebih lanjut, Ray mengungkap bahwa dua proyek kebanggaan Jokowi, yakni Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) dan Ibu Kota Nusantara (IKN), kini tengah dikuliti publik.

Baca Juga: Di Blitar, Megawati ungkap Soeharto tolak Bung Karno dimakamkan di TMP Kalibata: Hanya untuk dimakamkan saja susahnya bukan main

“Semua sektor pemerintahan (Prabowo) mulai pelan-pelan membuka lagi persoalan terkait masa kepemimpinan Jokowi. Misalnya Whoosh, perdebatan ini muncul setelah Pak Purbaya (Menkeu) menyebut tak mau pakai APBN untuk pembayaran utang,” jelasnya.

Menurut Ray, pernyataan tersebut membuat publik kembali menyoroti pembiayaan dan dugaan penyimpangan dalam proyek Whoosh.

“Pernyataan Pak Purbaya membuat orang menggeliat, ‘Ada apa sama Whoosh?’ kok utangnya besar. Nah, muncul soal dugaan mark up,” ungkapnya.

Ray menambahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan disebut telah melakukan penyelidikan sejak Januari 2025, sebelum pernyataan itu muncul.

Baca Juga: Otorita IKN beberkan rencana pembangunan tahap II: Anggaran capai Rp270 triliun, 20 ribu pekerja siap dikerahkan

Simbol-simbol Jokowi diuji di era Prabowo

Ray menyimpulkan bahwa situasi ini mengguncang dua ikon besar dari masa kepemimpinan Jokowi, Whoosh dan IKN, yang kini tengah diuji baik secara politik maupun publik.

“Kalau kemudian makna penting Whoosh diturunkan ke persoalan korupsi, artinya dua ikon Pak Jokowi diguncang orang sekarang. Satu IKN, yang kedua Whoosh,” jelasnya.

“Bahkan apapun yang dulu dibanggakan Pak Jokowi sebagai prestasinya, kini seperti dibiarkan oleh Pak Prabowo untuk dikuliti masyarakat,” pungkas Ray.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X