Kemenag Subang gelar istighosah untuk doakan keselamatan dan kedamaian bangsa

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 4 September 2025 | 22:27 WIB
Kemenag Kabupaten Subang menggelar doa dan istighosah bersama di Aula Khoerul Ummah Kantor Kemenag Subang pada Kamis, 4 September 2025
Kemenag Kabupaten Subang menggelar doa dan istighosah bersama di Aula Khoerul Ummah Kantor Kemenag Subang pada Kamis, 4 September 2025

GENMILENIAL.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang menggelar doa dan istighosah bersama pada Kamis, 4 September 2025 malam di Aula Khoerul Ummah Kantor Kemenag Subang.

Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh sekitar 720 peserta dari lingkungan internal Kemenag Subang.

Kepala Kemenag Subang, H. Badruzaman, menjelaskan bahwa istighosah ini dilaksanakan sesuai edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, sekaligus sebagai upaya spiritual untuk menjaga suasana damai, rukun, dan harmonis di masyarakat.

Baca Juga: Kejagung tetapkan Nadiem Makarim tersangka baru kasus korupsi Chromebook

“Kami melaksanakan istighosah dan doa bersama dalam rangka mendukung terciptanya keselamatan, kedamaian, kesejahteraan serta kemajuan bangsa. Tentunya upaya menciptakan suasana damai dan penuh keselamatan ini menjadi tanggung jawab semua, terutama tokoh-tokoh agama,” ujar Badruzaman.

Ia menambahkan, dengan lantunan doa, dzikir, dan ayat suci Al-Qur’an, diharapkan masyarakat dapat tetap tenang dan terjaga keimanannya.

“Sejatinya manusia itu butuh ketenangan dan kedamaian. Dengan mendekatkan diri kepada Tuhan, insya Allah masyarakat akan damai, keimanan terjaga, dan pada saat yang sama keamanan akan tercipta,” jelasnya.

Baca Juga: Dipanggil Prabowo, Kepala BIN dan Kepala Bappisus klaim Indonesia sudah aman pascademo Agustus 2025

Menurutnya, peran Kemenag bersama aparat pemerintah lain, termasuk TNI dan Polri, sangat penting untuk menjaga harmoni sosial.

Badruzaman juga menyampaikan harapannya agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman pasca gejolak yang terjadi di tingkat nasional.

“Yang berdagang bisa tetap berdagang dengan baik, yang menjadi pegawai bisa melaksanakan tugasnya, dan semua profesi bisa menjalankan aktivitas dengan nyaman. Itulah pentingnya mendekatkan ajaran agama kepada umatnya,” pungkasnya.***

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X