Respons cepat Kapolres Subang redakan ketegangan: Audiensi bersama seniman dan komitmen penegakan etik anggota

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 21 April 2025 | 16:16 WIB
Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu gelar audiensi dengan perwakilan seniman Jawa Barat di Aula Polres Subang, Senin, 21 April 2025 (Dok. Istimewa)
Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu gelar audiensi dengan perwakilan seniman Jawa Barat di Aula Polres Subang, Senin, 21 April 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, menggelar audiensi bersama perwakilan komunitas seniman Jawa Barat di Aula Polres Subang, Senin, 21 April 2025.

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam meredam ketegangan usai viralnya video pernyataan seorang anggota polisi yang dinilai merendahkan profesi seniman.

Audiensi yang berlangsung dalam suasana terbuka dan akrab ini dihadiri oleh para pejabat utama Polres Subang serta seniman dari berbagai komunitas seni, termasuk Ketua Seni Pantura, Abdul Gani.

Baca Juga: Kilometer pertama Subang Leucir: Jalan rusak puluhan tahun akhirnya dibeton

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan institusi atas pernyataan Aiptu Hendra Gunawan, anggota Polsek Kalijati, yang terekam dalam video viral dan menuai kritik dari publik.

“Kami menyesalkan kejadian tersebut. Proses etik terhadap yang bersangkutan sedang berlangsung di bawah pengawasan Sie Propam. Kami juga terbuka terhadap pengawasan publik dan media,” ujar Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, Aiptu Hendra telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan tengah menjalani penempatan khusus sambil menunggu hasil pemeriksaan etik.

Tes urine juga telah dilakukan dengan hasil negatif narkoba.

Baca Juga: ESAI: Membaca ulang surat-surat Kartini di bawah tumpukan kebaya

Kapolres menegaskan komitmen Polres Subang untuk tidak mentolerir pelanggaran anggota, sekaligus mendukung penuh keberlangsungan kegiatan seni budaya di wilayahnya.

Ia menyebut, Polres Subang bahkan memiliki kelompok seni internal seperti tim Sisingaan Polwan, serta menyediakan fasilitas seni bagi anggota yang memiliki bakat seni.

Seniman menyambut positif langkah cepat Kapolres Subang. Abdul Gani menyatakan, audiensi ini menunjukkan itikad baik kepolisian dalam membangun komunikasi dan sinergi dengan komunitas seni.

Permintaan agar dibuat video permintaan maaf secara resmi dari oknum anggota kembali disuarakan dalam forum tersebut.

Baca Juga: Setelah berhenti beroperasi karena rugi Rp1 miliar, dapur MBG Kalibata kembali beroperasi, dari mana dananya?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X