Viral petani asal Bojonegoro keluhkan harga gabah anjlok ke Bupati Setyo Wahono: Enggak jadi umroh!

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 21 April 2025 | 02:12 WIB
Potret video viral petani asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang mengeluhkan harga gabahnya anjlok di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) (TikTok.com/@manggarmahesa)
Potret video viral petani asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang mengeluhkan harga gabahnya anjlok di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) (TikTok.com/@manggarmahesa)

GENMILENIAL.ID - Keluhan seorang petani asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) yang tengah dirundung kecewa kini hangat jadi perbincangan publik di media sosial (medsos).

Hal itu bukan tanpa alasan, petani tersebut membeberkan harga gabahnya anjlok saat memasuki masa panen raya.

Sang petani menyebut harga gabahnya hanya senilai Rp5.000, hal itu jauh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP).

Baca Juga: Pilu korban dugaan eksploitasi sirkus Taman Safari: Dipekerjakan sejak kecil, tak tahu identitas aslinya hingga dewasa

Tampak dalam video yang viral di medsos, seorang petani mengutarakan keluhan harga gabah yang anjlok ke Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Unggahan TikTok terkait keluhan petani asal Bojonegoro soal harga gabah yang anjlok di bawah HPP
Unggahan TikTok terkait keluhan petani asal Bojonegoro soal harga gabah yang anjlok di bawah HPP (TikTok.com/@manggarmahesa)

"Gak Sido Umroh! (Tidak jadi umroh)," ujar sang petani sebagaimana dilansir dari akun @manggarmahesa yang kini viral ditonton lebih dari 100 ribu penonton di TikTok, dilihat pada Kamis, 17 April 2025.

"Sudah Pak, sebaiknya saya buat manual saja, daripada dikombinasikan harganya hanya 5 ribu rupiah," ujar sang petani.

Petani asal Bojonegoro itu kemudian menyebut dirinya lebih baik makan sendiri hasil panennya ketimbang harus berjualan gabah kering dengan harga yang terbilang murah.

Baca Juga: Jika benar ijazah Jokowi palsu, apakah seluruh kebijakannya semasa menjabat dibatalkan? ini kata Mahfud MD

"Laku nggak laku, saya makan sendiri. Gimana ini, Bojonegoro ini, Pak Wahono gimana ini," tuturnya.

Petani itu kemudian mempertanyakan terkait ketersediaan cadangan pangan khususnya beras di gudang Badan Urusan Logistik (BULOG) wilayahnya.

"Apa gudang bulog sudah penuh? Kalau tidak dinaikkan (harganya) susah ini," keluhnya.

Keluhan petani asal Bojonegoro itu sontak menarik perhatian warganet hingga turut mengutarakan komentar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: TikTok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X