GENMILENIAL.ID - Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih tampak berbondong-bondong mendatangi kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Surakarta, Jawa Tengah.
Kunjungan itu dilakukan dalam suasana Lebaran, yang disebut sebagai silaturahmi biasa. Namun, di tengah situasi transisi kekuasaan, langkah para menteri ini menuai respons politik.
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, turut angkat suara merespons intensitas pertemuan para menteri dengan Jokowi.
Menurut Mardani, bersilaturahmi adalah hal baik, tetapi ia memberi catatan penting soal potensi munculnya konflik kewenangan dalam pemerintahan.
Baca Juga: Warga Subang antusias ikuti program diskon 50 persen pemasangan air baru dari Perumda TRS
"Ya, yang pertama tentu silaturahmi tetap baik ya, tapi yang kedua tidak boleh ada matahari kembar," kata Mardani kepada wartawan pada Jumat 11 April 2025.
Ia mengingatkan bahwa saat ini pemerintahan sudah berada di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Maka dari itu, ia berharap agar momen Lebaran tidak disalahartikan sebagai bentuk pengaruh ganda dalam pemerintahan.
"Bagaimanapun, presiden kita Pak Prabowo dan Pak Prabowo sudah menunjukkan determinasinya, kapasitasnya, komitmennya, dan saya pikir Pak Prabowo juga tidak tersinggung ketika ada menterinya yang ke Pak Jokowi," lanjut Mardani.
Baca Juga: PT Dahana kembali ekspor 250 ton bahan peledak ke Australia
Menurutnya, Prabowo Subianto sebagai pemimpin negara tentu memahami hubungan personal antara para menterinya dengan Jokowi.
Namun, ia tetap menekankan pentingnya menghindari kesan dualisme kekuasaan.
"Ini pesan saya cuma satu, jangan ada matahari kembar. Satu matahari saja lagi berat, apalagi kalau dua," ucapnya lugas.
Kunjungan sejumlah menteri ke rumah Jokowi dimulai sejak Rabu malam 9 April 2025, saat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Kepala BKKBN Wihaji bersama keluarga menemui Jokowi.
Artikel Terkait
Pengusaha top tanah air apresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait dalam dukung program Prabowo, James Riady: Pak menteri mau turun ke lapangan!
Jawaban istana terkait dugaan reshuffle menteri di Kabinet Merah Putih yang menyeret nama Sri Mulyani
Jawab soal IHSG anjlok, Menteri UMKM pastikan bukan imbas dari program hapus utang di Bank BUMN
Viral Menteri PPN sebut Makan Bergizi Gratis lebih mendesak daripada lapangan pekerjaan: Makanan tidak hanya memberi pengaruh fisik dan kecerdasan
Menteri Pertanian peringatkan pelaku usaha curang yang mengubah beras medium dilabeli premium: Kalau tidak berubah, kami cek seluruh Indonesia
Isu akan dinikahi Menteri Agama setelah jadi mualaf memicu demo, Celine Evangelista: Pak Menteri sangat dekat sekali dengan kakek saya
Dapat izin dari Menteri PANRB, ASN masih boleh WFA pada 8 April 2025 asalkan pertimbangkan 2 hal ini