Baca Juga: Sri Mulyani tegaskan kebijakan Prabowo: PPN tidak naik!
Kementerian Transportasi juga menyebut Jeju Air saat itu telah gagal memeriksa dan memperbaiki kerusakan secara menyeluruh sebelum melanjutkan operasi.
Pengungkapan ini telah memicu kritik atas transparansi Jeju Air karena sebelumnya mengklaim 'tidak ada insiden sebelumnya' pada pesawat yang sama.
CEO Jeju Air, Kim E-bae sempat menyatakan tidak ada riwayat kecelakaan sebelumnya dengan pesawat tersebut.
Seiring dengan meningkatnya kritik, Jeju Air kemudian menjelaskan insiden 3 tahun lalu itu kecil sehingga diklasifikasikan sebagai 'peristiwa' dan bukan 'kecelakaan' menurut hukum penerbangan.
Baca Juga: Prabowo disambut antusias masyarakat usai umumkan PPN 12 persen hanya untuk barang mewah
Di sisi lain, Jeju Air menyebut insiden itu tidak dianggap sebagai bagian dari riwayat kecelakaan pesawat.
"Kami telah membayar denda sepenuhnya, menyelesaikan semua pemeriksaan dan perbaikan, dan melanjutkan operasi normal sesuai dengan peraturan," tutur Kim E-bae.***
Artikel Terkait
Rekomendasi 5 Drama Korea komedi terbaik, ada yang terbaru, lho! Cek, yuk!
Ikuti program Kamjar, ini yang dirasakan oleh Agnes Oktaviani, Mahasiswi UPI Prodi Bahasa Korea asal Subang
4 Hal yang bikin iShowSpeed ‘Ngebet’ ke Indonesia, salah satunya dapat baju Arhan saat di Korea Selatan
Suporter Korea siap dukung Indonesia kontra Jepang? ternyata Ini dendam sejarah yang bikin warga Korsel merana di masa lalu
3 Fakta terbaru kasus pemberlakuan darurat militer di Korsel yang tuai sorotan dunia internasional
Ups! seperti ini cara Agensi STY gunakan artis Korsel minta dukungan agar Shin Tae-yong tetap bisa bertahan sebagai pelatih Timnas Indonesia
Pratama Arhan resmi dilepas Suwon FC? begini kode soal kepergiannya dari liga Korsel hingga pernah bikin kepo iShowSpeed