Dukung energi terbarukan, PT Dahana serahkan 'Si Badai' ke pelaku UMKM Subang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 30 Desember 2024 | 18:50 WIB
Ketua TJSL PT Dahana, Eman Suherman serahkan kompor Si Badai ke masyarakat pelaku UMKM di sekitar perusahaan, Senin 30 Desember 2024
Ketua TJSL PT Dahana, Eman Suherman serahkan kompor Si Badai ke masyarakat pelaku UMKM di sekitar perusahaan, Senin 30 Desember 2024

GENMILENIAL.ID - Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Dahana menyerahkan bantuan kompor 'Si Badai' hasil kolaborasi Dahana dengan BRIN dan Politeknik Negeri Subang ke masyarakat pelaku UMKM di sekitar perusahaan.

Penyerahan kompor ramah lingkungan ini dilaksanakan di Taman Canda, Subang, Jawa Barat, pada Senin 30 Desember 2024.

Ketua TJSL Dahana Eman Suherman menuturkan, sebagai perusahaan yang sangat peduli terhadap lingkungan, penyerahan kompor 'Si Badai' merupakan salah bentuk dukungan perusahaan terhadap program energi baru terbarukan.

Baca Juga: Jembatan Parigi-Ciasem akhirnya diresmikan, Pj. Bupati: Kalau 10 Desember tidak selesai, Kepala Dinas, Kabid, Staf Dinas PUPR siap-siap berenang! 

Ia juga berharap, selain memiliki dampak terhadap lingkungan, kompor 'Si Badai' dapat meningkatkan usaha UMKM yang dikembangkan oleh masyarakat.

“Ini adalah inisiasi Dahana dalam mendukung program energi terbarukan," kata Eman dalam sambutanya. 

"Mudah mudahan memberikan dampak positif bagi penerima serta dapat merangsang masyarakat lainnya untuk beralih ke kompor karya anak bangsa yang ramah lingkungan,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Kompor 'Si Badai' merupakan inovasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memiliki desain ramah lingkungan.

Baca Juga: Hampir satu dekade terbengkalai, warga Dusun Parigi sambut sukacita peresmian Jembatan Parigi-Ciasem dengan total anggaran Rp12 miliar

Kompor ini mengadopsi teknologi gasifikasi, memanfaatkan biomassa seperti kayu dan sampah menjadi gas bakar untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah.

Ciri khas kompor ini adalah desain tabung gandanya, yang menciptakan aliran udara turbulen menyerupai badai, sehingga menghasilkan pembakaran yang lebih merata dan hemat bahan bakar.

Dengan bahan bakar 5 kg, kompor ini mampu beroperasi selama 4-5 jam. 'Si Badai' juga dilengkapi isolator panas dan pengatur udara untuk keamanan optimal.

Melalui kemampuan yang dimiliki oleh 'Si Badai', Dosen Teknik Mesin Polsub Masri bin Ardin berharap selain memiliki dampak terhadap lingkungan, penggunaan 'Si Badai' oleh UMKM Subang dapat menekan ongkos produksi dan akhirnya meningkatkan keuangan para pelaku UMKM.

Baca Juga: 3 Fakta soal Vietnam lolos ke final Piala AFF 2024, salah satunya sindir fans Garuda yang cuman bisa nonton final AFF 2024 di TV!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X