3 Kontroversi Mr Bert yang bikin gaduh di medsos, terbaru soal ransomware BRI yang tidak terbukti kebenarannya!

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 29 Desember 2024 | 17:21 WIB
CPotret Selebgram Mr Bert yang memberikan pernyataan menyesatkan publik di media sosial (medsos) terkait ransomware di Bank BRI (Instagram.com/@realmrbert)
CPotret Selebgram Mr Bert yang memberikan pernyataan menyesatkan publik di media sosial (medsos) terkait ransomware di Bank BRI (Instagram.com/@realmrbert)

1. Sebut adanya modus penipuan QRIS

Dalam kesempatan berbeda, Mr Bert juga pernah menyatakan QRIS dapat digunakan untuk menipu penggunanya.

Dalam siniar YouTube Samuel Christ yang tayang pada 14 November 2024 lalu, Mr Bert mensimulasikan cara penipu membuat QRIS dapat mengantarkan pengguna ke website palsu. 

Baca Juga: Berada di pusat kota dan sering dikeluhkan warga, Dinas LH Subang berencana tutup TPS Pujasera

Mr Bert menilai, website palsu itu bisa meniru desain website bank atau lembaga resmi lainnya, lalu menampilkan formulir agar pengguna memasukkan data pribadi seperti username dan PIN. 

Setelah formulir itu diisi, data pribadi milik korban dapat terbaca oleh penipu tersebut, bukan ke komputer server bank atau lembaga resmi lainnya.

Terkait hal ini, Komdigi mengklaim pernyataaan dari Mr Bert soal modus penipuan lewat QRIS adalah informasi hoaks.

Komdigi menerangkan, kode QRIS asli hanya dapat dipindai melalui aplikasi pembayaran seperti mobile banking atau aplikasi e-wallet milik bank atau lembaga non-bank.

Baca Juga: Respon keluhan soal sampah, Dinas LH Subang berencana perbanyak TPS 3R pada tahun 2025, ini sebaran lokasi dan titiknya

Sementara, kode QR yang tertera dalam video tersebut tidak dapat dipindai di aplikasi mobile banking atau aplikasi dompet digital. 

 

2. Tudingan lemahnya sistem keamanan INAFIS

Mr Bert pernah memberikan peringatan soal data Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) yang yang dikuasai peretas tidak hanya sidik jari tapi juga identitas ibu kandung. 

Selebgram itu juga menampilkan tangkapan layar dengan melansir sebuah unggahan SOCRadar, untuk membuktikan ucapannya.

"Saya punya data di depan komputer yang membuat saya gemetar, ketakutan, dan saya hari ini bisa menonaktifkan satu rekening bank," kata Mr Bert lewat unggahan berbeda di Instagram yang tayang pada 3 November 2024 lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: Media Sosial

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gus Miftah: Istana menghormati marwah ulama

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB
X