Dalam penelitiannya, LSI juga menjelaskan tentang hitung-hitungan elektabilitas terhadap sikap keberpihakan Anies pada salah satu paslon di Pilgub Jakarta 2024.
Pertama, jika Anies mendukung Pramono-Rano Karno, maka dapat menurunkan elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono.
"Dukungan Anies terhadap Pramono-Rano Karno akan menurunkan elektabilitas Ridwan-Suswono secara signifikan dari 51,7 persen menjadi 40,5 persen," ungkap LSI.
"Sehingga jarak suara antara Ridwan-Suswono dan Pram-Rano menjadi lebih kecil, yaitu dari 22,7 persen menjadi 9 persen," tambahnya.
Kedua, jika Anies mendukung Ridwan-Suswono, maka tidak akan mempengaruhi elektabilitas Ridwan-Suswono dan Pram-Rano.
"Jika Anies mendukung Ridwan-Suswono, maka elektabilitas Ridwan-Suswono maupun Pranomo-Rano tidak mengalami perubahan yang signifikan," tulis LSI.
Adapun penjelasan LSI yang tidak memasukkan hitung-hitungan elektabilitas Dharma-Kun karena pasangan tersebut masih jauh di bawah kedua pasangan lainnya.
Artikel Terkait
Dari Makasar, pasangan calon nomor urut 1 Anies-Muhaimin siap hadiri undangan KPK
KPU Subang tetapkan jumlah pemilih di Pilkada Subang 2024 sebanyak 1.198.736 orang
Jaga situasi kamtibmas jelang Pilkada 2024, Polres Subang gelar latihan pengendalian massa
Terjadi lagi, politik dinasti di Pilkada 2024, ternyata ini faktor di balik adanya ‘Tentakel Kekuasaan’
Pilkada 2024, KPU Subang tetapkan tiga pasangan calon pada Minggu 22 September 2024
Disebut gerbong kosong, Banteng Subang ngamuk, kerahkan seluruh kader menangkan pasangan Religius di Pilkada Subang 2024
Tidak main-main, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat akan keluarkan kader yang tidak patuh pada intruksi partai di Pilkada 2024