Menlu Retno Marsudi ditunjuk Sekjen PBB sebagai utusan khusus isu air

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Minggu, 15 September 2024 | 21:40 WIB
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi  (PMJNews)
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (PMJNews)

GENMILENIAL.ID - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres telah menunjuk Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi sebagai utusan khusus untuk isu air.

Dilansir dari laman un.org pada Minggu, 15 September 2024, penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut dari Konferensi Air PBB 2023.

Utusan khusus tersebut akan memanfaatkan hasil-hasil konferensi dalam persiapan menuju berbagai proses air global, khususnya Konferensi Air PBB 2026.

Baca Juga: 8 Tips menghindari debat kusir yang tidak produktif

Disamping itu, utusan ini jiga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan sinergi internasional di antara berbagai proses air internasional dalam mendukung pencapaian semua tujuan dan target terkait air seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6 dari agenda 2030.

"Mewakili Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam proses air global, Ibu Marsudi juga akan bekerja sama dengan UN-WATER dan para anggotanya," kata Sekjen PBB, Antonio Guterres.

"Dalam mendukung implementasi Strategi Sistem PBB tentang Air dan Sanitasi di semua tingkatan, sejalan dengan Kerangka Akselerator Global SDG 6," sambungnya.

Menlu Retno disebut akan mulai menjalankan peran sebagai utusan khusus untuk Air pada 1 November 2024.

Baca Juga: 10 Tips menyiapkan biaya nikah dengan budget hemat

Hal tersebut dikarenakan Retno Marsudi memiliki pengalaman yang luarbiasa dalam diplomasi selama hampir empat dekade dirinya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.

"Beliau mengawasi penyelenggaraan Forum Air Dunia ke-10 di Bali 2024, yang menghasilkan Deklarasi Menteri yang disepakati secara konsensual sebagai hasil dari Forum tersebut," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: un.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X