Namun, kata AKBP Ariek bukan juga memberitakan hal yang mengada-ngada, namun melawan berita yang tidak benar yang dapat membuat situasi menjadi tidak nyaman.
“Bukan berarti kita memberitakan yang mengada-ngada tapi kita hadang berita-berita yang tidak benar, apalagi membuat situasi Subang tidak nyaman,” ucapnya.
Kabupaten Subang, kata AKBP Ariek adalah milik semua orang, milik bersama dan mengajak rekan-rekan media untuk membantu pihak kepolisian dalam menciptkan suasana Kamtibmas di Kabupaten Subang.
“Jangan mudah dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk kepentingan pribadi yang membuat Subang tidak nyaman,” tuturnya.
Artikel Terkait
Resmikan Media Center, Dandim 0605/Subang apresiasi kerja Jurnalis Subang dan beri penghargaan rompi buat liputan
Hari Pers Nasional 2024, Ketua DPRD Subang, H. Narca Sukanda apresiasi kinerja dan kehadiran para awak media di Kabupaten Subang
Gelar buka bersama dengan puluhan awak media Subang, PT Dahana sampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan perusahaan
Bukber dengan para jurnalis, Dr. Imran sampaikan bahwa kehadiran dirinya di Subang sebagai birokrat dan berharap pers bisa berikan masukan konstruktif
5 Tips hadapi haters di media sosial biar gak mudah baper
Dihadiri 4 tokoh bacalon Bupati Subang, diskusi publik yang digagas jurnalis Subang tetap berjalan dengan khidmat
Mahasiswi Fikom Unpad lakukan observasi dan wawancara dengan media online GenMilenial.id untuk tugas mata kuliah komunikasi massa