Kecelakaan bus SMK Lingga Kencana di Ciater, ini kata Pj. Gubernur Jabar terkait santunan yang akan diberikan bagi korban

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 12 Mei 2024 | 06:01 WIB
Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menjenguk para korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana di RSUD Subang, Minggu 12 Mei 2024 dini hari.
Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menjenguk para korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana di RSUD Subang, Minggu 12 Mei 2024 dini hari.

GENMILENIAL.ID - Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin didampingi Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus dan Pj Bupati Subang, Dr. Imran turut mendatangi RSUD Subang pada Minggu, 12 Mei 2024 dini hari.

Kedatangan mereka tentunya untuk melihat para korban kecelekaan bus pariwisata Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lingga Kencana asal Depok yang mengalami kecelakaan di jalan raya Ciater Subang pada Sabtu, 11 Mei 2024 pada pukul 19.00 WIB.

“Kami atas nama pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan duka cinta mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia, semoga mereka yang luka berat, luka ringan diberikan kesembuhan,” kata Bey Machmudin.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam kecelakaan tersebut ada 11 orang yang meninggal dunia yang terdiri dari 5 laki-laki dan 6 perempuan dengan rincian 1 penduduk subang, 1 guru dan 9 siswa.

Baca Juga: Kecelakaan maut bus pariwisata SMK Lingga Kencana, 11 korban meninggal dunia, 32 korban luka berat dan luka ringan, ini daftarnya!

“Dan ada 14 luka ringan, 23 luka sedang dan 12 luka berat, untuk santunan korban meninggal dapat Rp50 juta dari Jasa Raharja dan Rp20 juta untuk luka-luka tapi kami akan mengupayakan biaya ditanggung oleh pemerintah semuanya,” katanya.

Bey juga mengatakan bahwa saat ini RSUD Subang tengah melakukan pencocokan identitas dan juga kepastian dari pihak rumah sakit terkait kondisi para korban apakah sudah bisa dibawa pulang ke Depok atau belum.

“Untuk yang luka ringan sudah ada juga yang pulang, untuk yang luka berat pun kami minta dilakukan segera penindakan, kami ingin yang terbaik,” kata Bey

“Dan untuk yang meninggal pun kami upayakan secepatnya agar bisa dibawa oleh keluarga,” tambahnya.

Baca Juga: Diduga rem blong, rombongan bus pariwisata SMK Lingga Kencana asal Depok kecelakaan di jalan raya Ciater Subang, korban berserakan dipinggir jalan

Untuk trauma healing para korban kecelakaan, kata Pj Gubernur Jawa Barat pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pemerintah kota depok.

“Kami juga akan berdiskusi dengan Pemerintah Depok, apakah mereka akan dibawa ke Depok atau kami juga tawarkan di Bandung, kami ingin yang terbaik agar korban luka-luka segera sembuh,” jelasnya.

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Pj Bupati Subang, Dr. Imran, Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu dan Kadinkes Subang, dr. Maxi di RSUD Subang
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Pj Bupati Subang, Dr. Imran, Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu dan Kadinkes Subang, dr. Maxi di RSUD Subang

Terkait kronologis kejadian dan jalur kendaraan di TKP yang menyebabkan bus pariwisata tersebut kecelekaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menunggu hasil olah TKP yang akan dilakukan oleh polisi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X