Tinjau langsung lokasi longsor di Desa Curugagung, Dr. Imran langsung rehabilitasi saluran air untuk irigasi yang dibutuhkan oleh para petani

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 25 Februari 2024 | 00:13 WIB
Pj Bupati Subang beserta istri Rosnelly Imran tinjau langsung lokasi longsor di Desa Curugagung, Sabtu 24 Februari 2024
Pj Bupati Subang beserta istri Rosnelly Imran tinjau langsung lokasi longsor di Desa Curugagung, Sabtu 24 Februari 2024

GENMILENIAL.ID - Pj Bupati Subang, Dr. Imran beserta istri Rosnelly Imran melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi longsor yang berada di Kampung Curugagung RT 11/03 Desa Curugagung Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, pada Sabtu 24 Februari 2024.

Turut mendampingi Pj Bupati Subang yaitu Kalak BPBD Subang beserta tim, Camat Sagalaherang beserta jajaran dan Kades Curugagung.

Dr. Imran menuturkan bahwa peninjauan langsung yang ia lakukan adalah guna melihat lebih real apa yang harus segera dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Ia juga mengungkapkan bahwa longsor yang terjadi di Desa Curugagung tersebut diakibatkan dari curah hujan yang cukup tinggi yang mengganggu kestabilan tanah.

Baca Juga: Sambut HUT ke 2, PT Dahana jadi tuan rumah DEFEND ID Cup 2024 untuk cabang olahraga voli

"Longsor yang terjadi di Desa Curugagung Kecamatan Sagalaherang akibat dari curah hujan yang tinggi dan terganggunya kestabilan tanah," kata Dr. Imran.

Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan mengambil tindakan cepat tanggap terhadap segala potensi bencana yang akan terjadi.

"Kita akan mengerjakan mitigasi, minimal rehabilitasi saluan air yang dijadikan irigasi oleh masyarakat," terangnya.

Kemudian untuk rehabilitasi lingkungan akan dilakukan secepat mungkin, mengingat mobilitas masyarakat sebagian besar merupakan para petani.

Baca Juga: Siomay, makanan khas Tiongkok yang kini jadi favorit di Indonesia, ini resep pembuatanya

"Hari ini sudah mulai akan turun tim, untuk membersihkan pohon pohon yang tumbang," ujarnya.

Kata Dr. Imran musibah longsor tersebut akan menjadi tantangan tersendiri bagi para petani, sehingga koordinasi dan kolaborasi dari semua pihak diperlukan cepat dan tepat guna memaksimalkan semuanya terutama persoalan irigasi.

Lelaki asal Aceh itu juga menuturkan bahwa area pertanian yang selama ini bergantung pada saluran air irigasi telah tersumbat karena longsor dan sangat luas. 

"Menurut info dari pak lurah itu sampai 300Ha disini," terangnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X