lifestyle

Stunting, masalah pemalnutrisi yang menghambat pertumbuhan anak

Selasa, 27 Juni 2023 | 10:06 WIB
Ilustrasi (Pixabay_Aamiraimer)

GENMILENIAL.ID - Masalah stunting menjadi perhatian serius di Indonesia. Stunting, yang secara harfiah berarti pertumbuhan terhambat, merupakan kondisi di mana anak-anak tidak mencapai tinggi badan yang optimal untuk usia mereka akibat pemalnutrisi.

Dalam beberapa tahun terakhir, stunting telah menjadi sorotan utama di bidang kesehatan dan pembangunan manusia, karena dampaknya yang serius terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak.

Ciri-ciri stunting sangat jelas dan dapat terlihat pada anak-anak yang mengalami kondisi ini. Pertama, tinggi badan anak yang lebih pendek dari rata-rata di kelompok umur yang sama menjadi tanda awal stunting.

Anak yang mengalami stunting biasanya memiliki tinggi badan yang jauh di bawah standar yang seharusnya mereka capai. Meskipun asupan nutrisi yang buruk adalah faktor utama dalam stunting, faktor genetik dan lingkungan juga dapat memainkan peran penting.

Selain itu, berat badan anak yang tidak sesuai dengan tinggi badan mereka juga menjadi indikator stunting. Anak yang stunting biasanya memiliki berat badan yang lebih rendah daripada yang seharusnya sesuai dengan tinggi badan mereka.

Baca Juga: Stunting, penyebab dan ciri-ciri kondisi pertumbuhan anak yang perlu diwaspadai

Hal ini menunjukkan bahwa tubuh anak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh secara optimal.

Ciri-ciri lain dari stunting adalah perkembangan otot yang terhambat dan kelemahan fisik. Anak-anak yang mengalami stunting sering kali memiliki otot yang kurang kuat dan daya tahan tubuh yang rendah.

Mereka cenderung mudah lelah dan sulit untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik yang memerlukan kekuatan dan stamina.

Selain itu, stunting juga dapat mempengaruhi perkembangan otak anak. Anak-anak yang menderita stunting rentan mengalami masalah kognitif dan perkembangan mental yang terhambat.

Mereka mungkin memiliki kesulitan dalam belajar, memahami konsep abstrak, dan memecahkan masalah. Stunting juga dapat mempengaruhi kemampuan bahasa anak, keterampilan sosial, dan tingkat konsentrasi.

Baca Juga: Mengenal depresi, ciri-ciri dan dampaknya pada kesehatan mental

Stunting tidak hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga masalah pembangunan manusia yang serius. Dalam jangka panjang, stunting dapat berdampak negatif pada produktivitas dan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki peluang pendidikan dan kesempatan kerja yang terbatas, sehingga berpotensi mengalami kemiskinan sepanjang hidup mereka.

Halaman:

Tags

Terkini