lifestyle

Stunting, penyebab dan ciri-ciri kondisi pertumbuhan anak yang perlu diwaspadai

Selasa, 27 Juni 2023 | 09:53 WIB
Ilustrasi (Pixabay_Bessi)

Faktor sosial-ekonomi

Kemiskinan, kurangnya pendidikan, dan ketidakstabilan ekonomi dapat mempengaruhi akses terhadap makanan bergizi dan perawatan kesehatan yang memadai.

Ciri-ciri stunting:

Tinggi badan yang pendek

Salah satu ciri paling jelas dari stunting adalah pertumbuhan fisik yang terhambat. Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak sebaya mereka.

Berat badan rendah

Selain tinggi badan yang pendek, anak yang stunting juga dapat memiliki berat badan yang rendah sesuai dengan usia dan tinggi badan mereka.

Baca Juga: Dibalik bentuknya yang mungil, seperti ini manfaat konsumsi buah dukuh untuk kesehatan

Keterlambatan perkembangan kognitif

Stunting juga dapat mempengaruhi perkembangan otak anak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan kognitif dan penurunan kemampuan belajar.

Daya tahan tubuh yang rendah

Anak-anak yang mengalami stunting lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka melemah akibat kurangnya nutrisi.

Gangguan kesehatan jangka panjang

Stunting pada masa anak-anak dapat memiliki dampak jangka panjang, termasuk peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguan metabolik pada masa dewasa.

Baca Juga: Mengenang H. Agus Salim, pahlawan diplomatik Indonesia

Halaman:

Tags

Terkini