Kadar hormon stres yang tinggi dalam jangka panjang terbukti berisiko bagi perkembangan otak janin.
Otak janin yang tengah membentuk susunan sel saraf membutuhkan jalur migrasi yang tepat sesuai peta genetiknya.
“Jika kortisol terlalu tinggi, jalur migrasi sel otak bisa salah arah dan koneksi menjadi tidak normal,” jelas Verny.
Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan terhadap ibu hamil agar terhindar dari stres berat.
Baca Juga: Kenaikan gaji ASN bakal disampaikan Prabowo? Istana: Tunggu besok
Lingkungan yang positif, komunikasi yang baik dengan pasangan, serta bantuan profesional jika diperlukan dapat membantu menjaga kesehatan mental ibu hamil.
Menjaga kehamilan bebas stres bukan hanya demi kesehatan ibu, tetapi juga demi masa depan anak, memastikan mereka lahir sehat dan memiliki potensi perkembangan yang optimal.***