Studi: Stres pada ibu hamil bisa ganggu perkembangan otak janin, ini penjelasannya

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 23:12 WIB
Ilustrasi buah hati yang lahir dalam kondisi sehat dan bahagia (Unsplash.com/@ColinMaynard)
Ilustrasi buah hati yang lahir dalam kondisi sehat dan bahagia (Unsplash.com/@ColinMaynard)

GENMILENIAL.IDKehamilan merupakan fase penting yang membutuhkan perhatian ekstra, baik dari sisi fisik maupun mental calon ibu.

Meski banyak ibu hamil fokus pada pola makan sehat, konsumsi vitamin, dan menghindari obat-obatan berbahaya, ada faktor lain yang sering terabaikan: stres selama masa kehamilan.

Dokter sekaligus penulis Explorations of the Mind, Thomas R. Verny, M.D., menjelaskan bahwa stres pada ibu hamil dapat memengaruhi perkembangan otak janin.

Baca Juga: Rahasia umur panjang baterai Li-ion mobil listrik: Pahami siklus hidup dan tips perawatan

“Stres adalah tuntutan internal dan eksternal yang memerlukan penyesuaian. Ia menjadi berbahaya ketika mekanisme adaptasi tubuh gagal,” ujar Verny, dikutip dari Psychology Today, Kamis, 14 Agustus 2025.

Ketika tubuh mengalami stres, kelenjar adrenal melepaskan hormon adrenalin dan noradrenalin ke aliran darah.

Hal ini memicu respons fight or flight yang meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan gula darah, sambil mengalihkan aliran darah dari organ dalam ke otot-otot besar.

Pada ibu hamil, kondisi ini berarti suplai oksigen dan nutrisi untuk janin bisa berkurang.

Baca Juga: Istana belum pastikan daftar mantan Presiden yang hadir di upacara 17 Agustus

“Respons ini baik saat menghadapi bahaya, tetapi tidak ideal bagi ibu yang mengandung,” kata Verny.

Akibatnya, ibu hamil berisiko mengalami gangguan tidur, pencernaan, dan penyerapan nutrisi yang buruk, yang semuanya dapat berdampak langsung pada perkembangan janin.

Stres singkat biasanya tidak berbahaya karena tubuh memiliki mekanisme pemulihan alami.

Namun, stres berat atau berkepanjangan misalnya karena kehilangan pekerjaan atau tekanan hidup dapat membuat tubuh terus memproduksi hormon stres seperti kortisol.

Baca Juga: Kisruh royalti Ari Lasso, Menkum setuju WAMI diaudit

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X