lifestyle

Belajar dari Mpok Atiek, ini risiko kesehatan karena terlalu banyak makan makanan manis saat buka puasa

Minggu, 30 Maret 2025 | 15:24 WIB
Mpok Atiek harus dilarikan ke rumah sakit setelah makan manis terus selama bukber (Instagram.com/mpok.atiek)

GENMILENIAL.ID - Memasuki pekan terakhir Ramadan, banyak orang menikmati beragam hidangan manis saat berbuka puasa.

Seperti yang dialami komedian senior Mpok Atiek, konsumsi makanan manis berlebihan bisa berdampak serius pada kesehatan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang rentan terhadap lonjakan kadar gula darah.

Diketahui, Mpok Atiek mengalami batuk berkepanjangan yang kemudian menyebabkan lonjakan drastis kadar gula darahnya.

Melihat kondisi tersebut, keluarga segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga: Sunan Kalijaga ungkap Lisa Mariana tak takut untuk lakukan tes DNA pada anaknya: Dia sangat siap

Setelah enam hari dirawat, Mpok Atiek akhirnya diperbolehkan pulang.

“Gara-gara bukber terus, sampai lupa jaga makan. Lima hari bukber, kepala oleng, batuk parah, iga sakit, meriang. Akhirnya, nggak kuat,” ungkap Mpok Atiek pada YouTube Selebrita News yang tayang pada Senin, 24 Maret 2025.

Bahaya Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Saat Buka Puasa

Kisah Mpok Atiek menjadi pengingat akan pentingnya menjaga pola makan selama Ramadan, terutama dalam mengontrol konsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa.

Baca Juga: Lisa Mariana bongkar pengirim chat berisi tawaran uang Rp2,5 miliar yang diduga ‘utusan’ dari seorang wanita: Sesama perempuan pasti paham

Mengutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan asupan energi tanpa memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuh.

Hal ini berisiko menyebabkan:

- Kenaikan berat badan yang tidak sehat
- Obesitas dan penyakit metabolik
- Diabetes tipe 2
- Kerusakan gigi
- Peningkatan risiko penyakit jantung dan kanker

Baca Juga: Ditawari uang Rp2 miliar diduga dari Ridwan Kamil, Lisa Mariana: Saya tidak memeras, hanya minta hak anak

Halaman:

Tags

Terkini