GENMILENIAL.ID - Dalam dunia psikologi, alat yang sering digunakan untuk memahami kepribadian adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI).
MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya, Isabel Briggs Myers, pada pertengahan abad ke-20.
Alat ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kepribadian manusia berdasarkan teori Carl Jung tentang tipe-tipe psikologis.
Meski popularitasnya tinggi, MBTI juga sering menjadi subjek perdebatan di kalangan psikolog dan peneliti.
Baca Juga: 7 Cara bicara cowok yang disukai cewek
Asal mula dan pengembangan
MBTI dikembangkan dari teori Carl Jung yang memperkenalkan konsep tipe-tipe kepribadian pada tahun 1921.
Jung mengidentifikasi dua pasangan preferensi utama: ekstraversi (E) versus introversi (I) dan penginderaan (S) versus intuisi (N).
Briggs dan Myers kemudian memperluas konsep ini dengan menambahkan dua dimensi tambahan: pemikiran (T) versus perasaan (F) dan penilaian (J) versus persepsi (P).
Empat dimensi MBTI
1. Ekstraversi (E) vs. Introversi (I)
Dimensi ini mengukur dari mana seseorang mendapatkan energi.
Baca Juga: Adakah hubungan golongan darah dan kepribadian? seperti ini menurut para ahli
Ekstrovert cenderung mendapatkan energi dari interaksi sosial dan aktivitas eksternal, sedangkan introvert lebih suka mendapatkan energi dari refleksi internal dan aktivitas yang tenang.