Sementara itu, desain kedua menampilkan sedan dengan bodi memanjang dan garis atap yang melandai ke bagian belakang.
Baca Juga: Investor asing jual saham Rp84,99 triliun, apa yang membuat mereka ragu?
Siluetnya mengingatkan pada Chery Fulwin A9L, sedan elektrifikasi yang dipasarkan di China.
Kemiripan desain tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian.
Meski begitu, bentuk bodi yang serupa tidak otomatis menunjukkan bahwa kendaraan yang terdaftar merupakan Fulwin A9L atau versi yang disiapkan khusus untuk pasar Indonesia.
Kepastian mengenai identitas kedua kendaraan masih menunggu keterangan resmi dari pihak Chery.
Baca Juga: Mobil terparkir bisa terbakar, waspadai 10 penyebab berikut
Chery Fulwin A9L mengusung teknologi Plug-in Hybrid
Chery Fulwin A9L merupakan sedan yang menggunakan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Sistem ini memadukan mesin bensin dengan motor listrik dan baterai yang dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal.
Teknologi PHEV memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik untuk berkendara dalam kondisi tertentu, sekaligus tetap memiliki mesin bensin sebagai bagian dari sistem penggeraknya.
Pada varian tertentu, model tersebut juga dibekali teknologi bantuan berkendara. Namun, spesifikasi itu tidak bisa langsung dikaitkan dengan sedan dalam dokumen DJKI sebelum identitas modelnya terkonfirmasi.
Jika sedan yang terdaftar memang berkaitan dengan keluarga Fulwin A9L, informasi mengenai sistem penggerak, kapasitas baterai, jarak tempuh, dan fitur yang akan ditawarkan di Indonesia tetap perlu menunggu pengumuman resmi.
Hal serupa berlaku untuk desain SUV yang juga tercatat dalam dokumen pendaftaran.