karir-bisnis

Subang Mega Mall dan Trade Center masuk babak baru, Kang Rey tekankan legalitas dan nasib pedagang

Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:28 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center, Senin 12 Oktober 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Rencana pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center memasuki babak baru setelah PT Subang Sejahtera dan PT Pesona Subang Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin 12 Oktober 2026. 

Proyek yang diharapkan membawa penyegaran bagi pusat Kota Subang ini turut menyoroti pentingnya kepastian hukum dan perlindungan terhadap pedagang yang sudah beraktivitas di kawasan tersebut.

Penandatanganan perjanjian berlangsung di Ruang Rapat Bupati I, Kabupaten Subang, dan dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey, bersama Sekretaris Daerah Rona Mairansyah.

Baca Juga: Korupsi tanah negara untuk proyek VinFast, mantan kades Cibogo divonis 3 tahun penjara

Kerja sama ini menjadi langkah baru dalam rencana pembangunan dua pusat perdagangan tersebut.

Namun, pemerintah daerah juga menekankan agar prosesnya tidak hanya mengejar percepatan pembangunan, tetapi memperhatikan ketentuan hukum serta kondisi sosial masyarakat yang terdampak.

Pusat perdagangan diharapkan dorong ekonomi Subang

Direktur PT Subang Sejahtera, Ahmad Dodi Budiyanto, menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan panjang hingga penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dapat terlaksana.

Baca Juga: Modus penipuan buka SPPG baru: Oknum mengaku petugas BGN, meyakinkan bawa surat dinas untuk minta bayaran

Ia berharap kehadiran Subang Mega Mall dan Subang Trade Center mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Subang, Ojang Sohandi, menekankan pentingnya mendorong Subang menjadi destinasi wisata utama, bukan sekadar kota persinggahan.

Menurutnya, seluruh pihak perlu bersama-sama melakukan pembenahan agar pembangunan sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Subang.

Ia juga menegaskan bahwa proses pembangunan perlu dikawal dengan baik untuk mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.

Baca Juga: Kemarau masih mendominasi, BMKG ungkap potensi hujan pada 9–15 Oktober 2026

Halaman:

Tags

Terkini