“Rasanya campur aduk. Capeknya terbayar ketika anak-anak tampil percaya diri dan Presiden langsung memberikan apresiasi. Itu bukan hanya kebanggaan anak-anak, tapi juga buat kami yang mendampingi mereka dari awal,” tuturnya.
Di tengah kesibukan sebagai Polwan, Ipda Herlina membuktikan bahwa pendekatan dengan hati dan kesabaran mampu melahirkan sesuatu yang besar bahkan menjadi bagian dari sejarah Hari Bhayangkara tahun ini.***