GENMILENIAL.ID - Pj. Bupati Subang, Dr. Imran mengatakan bahwa saat ini kawasan Patimban telah ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus yang akan mengakselerasi kemajuan Patimban dan perekonomian Kabupaten Subang.
Hal tersebut ia sampaikan saat dirinya memberikan sambutan pada acara syukuran pembangunan akses Patimban Industrial Estate di Pelabuhan Patimban pada Kamis, 26 September 2024.
"Selamat kepada PT Wahana Mitra Semesta yang 2 hari ditetapkan menjadi KEK di wilayah Kabupaten Subang," kata Dr. Imran dalam sambutanya.
Lelaki asal Aceh itu juga menuturkan kalau Patimban tidak dijadikan wilayah KEK, ia tidak optimis kalau Pelabuhan Patimban akan terakselerasi dengan baik.
Baca Juga: Tim U-20 Indonesia menang telak lawan Maladewa dengan skor 4-0, ini kunci keberhasilanya
"Kita harus kelola Pelabuhan Patimban dengan lebih baik dan salah satunya menjadikannya KEK," ucapnya.
Sesditjen Politik dan PUM Kemendagri itu juga menuturkan bahwa Kabupaten Subang tidak hanya memiliki 1 Kawasan Ekonomi Khusus, tapi memiliki 2 Kawasan Ekonomi Khusus.
Kedua Kawasan Ekonomi Khusus tersebut diharapkan bisa mendongkrak perekonomian Kabupaten Subang agar bisa setara bahkan lebih baik dari daerah lain . Ia juga menyebut bahwa Kabupaten Subang memiliki potensi yang tidak dimiliki oleh daerah lain.
"Subang punya 2 KEK. Saya harap dengan munculnya 2 KEK akan berdampak signifikan terhadap pembangunan di Kabupaten Subang dengan segala potensinya yang pertumbuhan ekonominya belum maksimal," ucap Dr. Imran.
Baca Juga: Usai kebocoran 6 juta NPWP, Kominfo langsung tingkatkan mitigasi
"Kita kalah dari daerah yang potensinya tidak sebesar Subang. Makanya saya berharap dengan munculnya KEK dapat memantik munculnya kawasan ekonomi baru di Kabupaten Subang," tambahnya.
Dr. Imran mengakui bahwa membangun suatu daerah bukanlah pekerjaan yang mudah, namun dengan upaya dan kerja bersama yang dilakukan, tidak mustahil bisa untuk diwujudkan.
"Memang tidak mudah. Perkembangan suatu daerah itu harus dimulai dari perubahan mentalitas Pemerintahan dan masyarakatnya menjadi mental petarung atau kompetitif. Di sisi lain performance dan behaviour juga harus berubah," terangnya.