Dituduh jadi Dirut PFN hasil menjilat, Ifan Seventeen akhirnya buka suara: Ini pengabdian

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 28 Maret 2025 | 00:03 WIB
Dirut PFN Ifan Seventeen (kiri) bersama Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan) (Instagram/ifanseventeen)
Dirut PFN Ifan Seventeen (kiri) bersama Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan) (Instagram/ifanseventeen)

GENMILENIAL.ID - Penunjukkan Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) menuai beragam respon dari publik, mengingat ia lebih dikenal sebagai musisi.

Erick Thohir pun sempat buka suara mengenai pemilihan Ifan sebagai Dirut PFN.

Ia menyatakan dalam mengangkat seseorang menjadi direksi di perusahaan BUMN, ada pertimbangannya sendiri.

Ini juga berlaku pada pengangkatan Ifan Seventeen menjadi Dirut PFN.

Baca Juga: Ifan Seventeen sebut tak ada jatah APBN untuk PFN, banyak ruangan gedung disewa berbagai acara sebagai sumber pemasukan

“Ya banyak (alasan memilih Ifan), cuma kan semua harus pilihan,” kata Erick saat ditemui media di kantor Kementerian BUMN Jakarta pada Jumat, 14 Maret 2025

Erick kemudian mengungkapkan jika selain Ifan, ada beberapa orang lainnya yang diseleksi oleh Tim Penilai Akhir (TPA)

“Ada beberapa, cuma proses dari TPA-nya kemarin seperti itu,” ucap Erick.

“Ya kita kan mengusulkan beberapa nama, ini pilihan yang pada saat itu dilihat di berbagai perspektif, ya diberi kesempatan," jelasnya.

Dalam unggahan terbarunya pada Jumat, 21 Maret 2025, Ifan memberi tanggapan mengenai kabar dirinya menjadi dirut dari hasil menjilat pejabat.

Baca Juga: Ifan Seventeen bongkar kondisi finansial PFN yang berdarah-darah, ada banyak hutang puluhan miliar termasuk gaji hingga THR pegawai yang masih nunggak

Senada dengan pernyataan Erick Thohir, Ifan juga mengungkapkan jika selain dirinya, ada beberapa kandidat lainnya.

“Sebelum saya, ada beberapa kandidat yang ditawarkan dan menolak karena mengetahui keadaa PFN yang sangat berat, dengan kondisi yang hampir mustahil,” tulisnya.

“Lalu kenapa saya mau? Saya merasa sudah terlalu lama hidup enak di negara yang kita cintai ini, saatnya untuk melakukan timbal balik dengan cara mengabdi,” tukasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X