Mengungkap ragam gaya jurnalistik, apa perbedaan penulisan straight news dan jurnalisme sastrawi?

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 27 Juni 2024 | 01:20 WIB
Ilustrasi (Pixabay_geralt)
Ilustrasi (Pixabay_geralt)

GENMILENIAL.ID – Dalam dunia jurnalistik, penulisan berita memiliki ragam gaya yang membentuk cara kita memahami informasi.

Dua gaya utama yang sering digunakan adalah 'straight news' dan 'jurnalisme sastrawi'.

Kedua pendekatan ini menawarkan perspektif yang berbeda dalam menyampaikan fakta kepada pembaca, dengan tujuan dan karakteristik yang unik.

1. Straight news, fakta cepat, langsung ke inti

'Straight news' adalah bentuk penulisan berita yang mengutamakan penyajian fakta secara cepat dan lugas.

Baca Juga: Pentingnya inovasi dan kreativitas di era startup, panduan kesuksesan karir di masa depan

Berita jenis ini biasanya digunakan dalam laporan harian, buletin, atau breaking news. Karakteristik utama 'straight news' meliputi:

Struktur piramida terbalik 

Informasi paling penting disajikan di awal artikel, dengan detail lebih lanjut mengikuti di bagian selanjutnya.

Pendekatan ini memastikan bahwa pembaca mendapatkan esensi berita meskipun hanya membaca sebagian artikel.

Objektivitas dan netralitas

Penulis 'straight news' menjaga jarak emosional dari subjek, menyajikan fakta secara objektif tanpa opini pribadi.

Baca Juga: Pentingnya memahami etika di era digital, panduan bagi milenial dan Gen Z dalam menggunakan media sosial

Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X