kampus

Ikuti program Kamjar, ini yang dirasakan oleh Agnes Oktaviani, Mahasiswi UPI Prodi Bahasa Korea asal Subang

Sabtu, 4 Mei 2024 | 22:09 WIB
Agnes Oktaviani, Ketua Kamjar Kemendikbudristek asal Kabupaten Subang

Baca Juga: Resmi, Ujang Sutrisna daftarkan diri sebagai bacalon Bupati Subang ke Partai Nasdem dan beberkan persoalan Subang yang kompleks

“Balik lagi ya, karena memang kita ditugaskan untuk membawa isu tiga dosa besar pendidikan jadi kita membawakan temanya itu, ada bullying, ada kekerasan seksual, ada narkotika dan obat-obatan,” terangnya.

Selama mengikuti kegiatan tersebut, kata Agnes ia memiliki banyak sekali pengalaman, menurutnya sangat beda sekali antara teori yang dia pelajari di kampusnya dengan apa yang dipraktekanya.

“Yang utama adalah pengalaman ya, karena beda sekali antara teori dengan dilapangan itu jauh beda, kita belajar mungkin di kuliah itu cuma teori-teorinya, kaya micro teaching itu kan mengajar, tapi mengajarnya sesuai dengan keahlian kita,” tuturnya.

Sedangkan saat melakukan Kamjar di SMPN 6 Subang, Agnes juga menyampaikan bahwa ia dan teman-temanya juga membuat media pembelajaran dan berkolaborasi dengan para guru.

Baca Juga: Diikuti ratusan siswa, SMPN 6 Subang dan Mahasiswi Kamjar Kemdikbud gelar Literasi Numerasi

Kata Agnes melakukan komunikasi dengan para guru dan siswa juga merupakan bagian dari sebuah skill, karena bagi yang belum terbiasa akan sulit melakukan hal tersebut terutama terkait public speaking.

“Karena gak semua orang itu berani untuk ngobrol di depan orang gitu, jadi yang kita dapat adalah pengalaman-pengalaman itu, yang gak kita dapetin di kuliahan,” ucapnya.

Untuk sekolah sendiri, kata Agnes ia dan teman-temanya banyak membuat program yang dihatapkan nantinya juga menyimpan banyak kenangan.

“Kita membantu perpus, jadi kita meninggalkan beberapa kenang-kenangan, kita membantu lagi menata perpus, menghias perpus dan menghias mading,” terangnya.

Baca Juga: DPRD Subang berduka, kurun waktu Februari hingga Mei 2024, 3 orang anggota DPRD meninggal dunia

Sejak pandemi covid, kata Agnes Mading di sekolah SMPN 6 Subang tidak berjalan, saat ini ketika ia dan teman-temanya melakukan program Kamjar berusaha untuk menghidupkan kembali mading tersebut.

“Kita mengadakan lagi mading, biar mading itu jalan lagi dan kita berkolaborasi juga dengan OSIS agar itu menjadi program wajib berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain mading, lanjut Agnes pihaknya juga membuat konten-konten terkait pendidikan karakter.

“Kita juga membuat konten-konten pendidikan karakter terkait pendidikan karakter,” tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini