Menurutnya, sinergi lintas institusi sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat di wilayah terpencil.
“Bakti sosial ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga di pelosok desa yang membutuhkan layanan kesehatan dan perhatian bersama,” ujar Bhiksu Samantha Kusala.
Baca Juga: Peringati Hari Kanker Sedunia, Halodoc perluas akses deteksi dan pencegahan kanker sejak dini
Ia menilai, kegiatan semacam ini tidak hanya berdampak langsung pada kesehatan warga, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
TNI AU perkuat ketahanan wilayah lewat bakti sosial
Sementara itu, Kepala Pusat Teritorial TNI AU, Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan, menegaskan bahwa bakti sosial kesehatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AU.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat ketahanan wilayah dan menciptakan kondisi sosial yang kondusif sebagai bagian dari dukungan tugas pokok TNI AU dalam menjaga kedaulatan negara,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran TNI AU di tengah masyarakat tidak hanya sebatas tugas pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
Baca Juga: Viral baju layak pakai ditinggal di jembatan Gunungkidul, warganet soroti cara sortir pakaian
Penanaman pohon produktif untuk keberlanjutan desa
Selain layanan kesehatan, kegiatan ini juga dirangkai dengan penanaman pohon produktif seperti mangga dan rambutan di lahan tidur desa.
Program ini bertujuan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Melalui kolaborasi TNI AU dan Walubi, bakti sosial kesehatan di Desa Sidajaya diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi warga di wilayah pelosok.***